Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto menyebut bahwa situasi geopolitik di dunia sampai saat ini masih menunjukkan tren yang belum baik.
"Geopolitik perang Ukraina belum selesai, sementara kita lihat di Timur Tengah Hamas-Israel, ditambah lagi pertempuran Iran dan Israel," kata Airlangga di Jakarta pada Sabtu (11/5).
Di sisi lain, sambung dia, kondisi pertumbuhan ekonomi di Eropa pun masih rendah ditambah dengan pergerakan ekstrem kanan di Eropa yang mulai bangkit.
Baca juga : Konflik Iran-Israel Berdampak Minor pada Perdagangan Internasional Indonesia
"Prancis sebentar lagi pemilu kemungkinan juga kanan, Jerman juga ekonominya tidak baik-baik saja, ini yang harus kita waspadai," terangnya.
Dari sektor indeks manufaktur, sambung dia, Indonesia masih bersda di level ekspansi ditengah melambatnya aktivitas manufaktur global.
"PMI manufaktur Indonesia masih diatas 52,9, artinya kita masih lebih baik dari negara Tiongkok (51,4) maupun Malaysia (49,0)," ungkap Airlangga.
Airlangga juga menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2024 berada di angka 5,11 persen dan angka ini lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yakni yang hanya di angka 5,03 persen.
"5,11 persen relatif tertinggi karena pertama kita ada lebaran kedua kita ada pemilu (pemilihan umum). Jadi biar bagaimanapun pemilu meningkatkan konsumsi domestik," imbuhnya.
Selain itu, hasil pertumbuhan ekonomi dari segi ketenagakerjaan meningkatkan jumlah penduduk yang bertambah sebanyak 3,5 juta orang menjadi 142,18 juta orang. Sementara jumlah pengangguran berkurang hampir 800 ribu orang dibandingkan dengan 2023 menjadi 7,2 juta orang dan pekerja formal berada di angka 40,8 persen lebih tinggi daripada Februari 2023.
Sedangkan menurut wilayah, pulau Jawa masih menjadi kontributor tertinggi pertumbuhan perekonomian dengan angka 57,70 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi untuk pulau Kalimantan, Maluku dan Papua ditopang dari pertambangan dan juga hilirisasi terutama dari smelter dan yang lainnya. (Z-6)
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai lonjakan harga minyak mentah hingga 82 dolar AS per barel tidak lepas dari eskalasi konflik di Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
BERKAT peran community officer sebagai garda terdepan dalam melayani dan mendampingi warga masyarakat inklusi, PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved