Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani turut mengomentari tutupnya pabrik sepatu Bata di Jawa Barat (Jabar). Shinta menilai penutupan pabrik sepatu tersebut diakibatkan salah satunya faktor permintaan (demand) yang menurun.
"Kita lihat dari faktor demand, demand dari luar juga kita lihat, demand eksportir menurun jauh, juga cost yang terus meningkat," kata Shinta pada Kamis (9/5).
Pada akhirnya, sambung Shinta, perusahaan seperti Bata yang walaupun sudah begitu lama di Indonesia harus melihat perusahaan tersebut masih feasible sebagai bisnis.
Baca juga : Pupuk Kujang Bangun Pabrik Dry Ice
"Dengan kondisi yang ada saat ini dan tingkat kompetisi yang tinggi di dunia sepatu, dianggap tidak feasible mereka untuk terus melanjutkan. Hal seperti ini terutama industri padat karya kita harus menjadi perhatian. Memang investasi yang masuk saat ini sudah beralih dari padat karya ke padat modal," terangnya.
Selain itu, dengan kondisi geopolitik yang ada dan memberikan dampaknya kepada Indonesia, Shinta menilai bahwa hal tersebut juga bisa menyebabkan penurunan daya beli. "Karena dengan kondisi seperti ini daya beli juga ada penurunan yang harus kita perhatikan," jelasnya.
Namun di sisi lain, Shinta turut mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah termasuk memperkuat makro fundamental dengan tetap menjaga inflasi serta menjaga nilai tukar rupiah yang saat ini mengalami pelemahan signifikan.
Sebagaimana diketahui, sejak kuartal keempat 2022, pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor tekstil telah mencapai satu juta orang. Oleh karenanya, saat ini asosiasi bersama dengan pemerintah terus berupaya menjaga iklim usaha di Indonesia agar semakin baik ke depan. Selain itu peningkatan produktivitas merupakan hal yang penting untuk dilakukan.
"Menurut saya, saat ini yang kita coba lakukan ialah membantu supaya jangan sampai ke arah situ. Peningkatan pengangguran akan memengaruhi banyak hal. Makanya kita dengan pemerintah menjaga iklim usaha yang ada, kita terus maintance cost of doing business, dan lain-lain," tandasnya. (Z-2)
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Melalui sistem Unified User, hambatan administrasi dalam proses rekrutmen diminimalisir.
MEREK perawatan kulit asal Korea Selatan, Innisfree, menutup seluruh gerai fisiknya di Indonesia. Perusahaan tetap melayani konsumen melalui penguatan kanal digital dan retailer resmi.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
PERUSAHAAN harus mampu menjalankan dua mesin secara paralel yaitu menjaga bisnis inti tetap optimal sambil terus melakukan langkah-langkah inovasi terobosan.
Dengan tarif 0%, risiko kontraksi permintaan akibat kenaikan biaya dapat ditekan sehingga utilisasi kapasitas produksi dan perencanaan investasi menjadi lebih terjaga.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyebut tantangan pertumbuhan ekonomi muncul dari sisi global maupun domestik.
ASOSIASI Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mendukung penguatan konsumsi domestik dan stabilitas ekonomi nasional melalui pelaksanaan program Friday Mubarak 2026.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan 22 pengusaha besar anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Rabu (11/2) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan soal pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Apindo dan lima konglomerat.
Menurut Shinta, dunia usaha melihat langkah Moody’s bukan hanya sebagai cerminan melemahnya fundamental ekonomi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved