Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLASI adalah fenomena ekonomi yang berpotensi menghambat perkembangan ekonomi suatu negara. Dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat dari berbagai kelas sosial. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi inflasi agar ekonomi negara kembali pulih.
Secara umum, inflasi ditandai oleh kenaikan harga produk di pasar akibat menurunnya daya beli masyarakat. Penanganan inflasi perlu dilaksanakan secara menyeluruh oleh pemerintah dengan partisipasi aktif dari masyarakat.
Sebelum mengetahui cara mengatasi inflasi yang umumnya diberlakukan, kamu perlu tahu penyebab dari munculnya fenomena tersebut. Mari simak selengkapnya di bawah ini.
Baca juga : Manulife: Kenaikan BI Rate Bikin Rupiah dan Inflasi Terjaga
Inflasi disebabkan oleh beberapa faktor yang menyebabkan penurunan daya beli masyarakat secara luas. Berikut adalah masing-masing faktor dan penjelasannya:
Penyebab pertama inflasi adalah meningkatnya permintaan atau demand terhadap jenis produk tertentu. Produk-produk ini bisa berbentuk barang atau jasa yang mengalami kenaikan harga akibat stok tidak memadai.
Kebutuhan produksi yang naik bisa menyebabkan biaya pembuatan barang dan penyediaan layanan meningkat. Kenaikan biaya produksi umumnya disebabkan oleh beberapa hal, termasuk meningkatnya harga bahan baku dan upah pegawai.
Ketika uang yang beredar di masyarakat tinggi, maka potensi terjadinya inflasi pun akan semakin besar. Saat peredaran uang tinggi, stok barang yang tetap akan membuat harga barang turut serta naik. Hal tersebut disebabkan oleh daya beli masyarakat yang meningkat.
Sebagai fenomena ekonomi yang dapat memperburuk keadaan ekonomi negara, inflasi menjadi tanggung jawab bersama untuk diatasi. Pemerintah bersama masyarakat perlu mengupayakan aktivitas ekonomi dan pengendalian terukur agar dapat mengatasi inflasi. Berikut adalah cara mengatasi inflasi yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat:
Pemerintah perlu menyusun strategi mengatasi inflasi dengan tepat agar dampaknya tidak meluas. Maka dari itu, pemerintah perlu memberlakukan kebijakan fiskal dan moneter yang ketat.
Beberapa bentuk kebijakan fiskal yang umumnya diterapkan oleh pemerintah untuk mengendalikan inflasi adalah:
Mengurangi pengeluaran.
Menekan belanja publik.
Mengurangi subsidi.
Menaikkan pajak.
Menyeimbangkan anggaran.
Adapun kebijakan moneter untuk mengurangi pengeluaran dan meningkatkan investasi bisa diwujudkan dalam bentuk berikut:
Mengurangi peredaran uang.
Meningkatkan suku bunga.
Menjual surat berharga.
Selain menerapkan kebijakan fiskal dan moneter yang ketat, pemerintah juga bisa langsung turun tangan untuk melakukan intervensi di pasar. Pemerintah bisa mengambil alih untuk mengatur harga barang dan jasa, utamanya yang memiliki dampak signifikan terhadap kondisi inflasi. Upaya pemerintah untuk mengendalikan harga di pasar bisa dilihat dari aturan seputar harga baru, impor barang, dan pengurangan tarif-tarif tertentu guna mengurangi dampak inflasi.
Daya beli masyarakat yang tinggi perlu diimbangi oleh ketersediaan barang yang memadai di pasar. Maka dari itu, produktivitas ekonomi berupa peningkatan stok atau pasokan produk di pasar perlu dilakukan untuk menekan inflasi. Dengan begitu, permintaan masyarakat dapat terpenuhi tanpa menimbulkan tekanan harga secara signifikan.
Upaya pengendalian inflasi bisa dilakukan dengan mengoptimalkan investasi aset yang stabil saat nilai uang di pasar tidak menentu. Pertumbuhan nilai aset investasi dapat membantu meningkatkan daya beli individu.
Salah satu aset yang aman dan bisa memberikan keamanan finansial adalah emas. Memiliki nilai universal, emas cenderung stabil dibandingkan dengan aset lainnya saat inflasi terjadi. Investasi emas bisa menjadi solusi jika kamu ingin memiliki aset yang nilainya tidak terpengaruh, bahkan berpeluang naik, saat terjadi inflasi. Saat ini, investasi emas pun bisa dilakukan dengan praktis, baik melalui kepemilikan secara fisik maupun melalui aplikasi digital.
Upah pegawai yang meningkat terlalu cepat bisa mendorong terjadinya inflasi. Untuk itu, pemerintah perlu melakukan pengendalian secara berkala melalui kerja sama dengan serikat pekerja dan pengusaha. Tujuannya adalah untuk merumuskan kebijakan upah secara wajar yang dapat berimbas positif pada produktivitas ekonomi dan menekan inflasi.
Solusi untuk mengatasi inflasi yang paling efektif melibatkan partisipasi masyarakat. Sebagai bentuk antisipasi dan penanganan cepat terhadap inflasi, pemerintah perlu memberikan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran publik. Setelah mendapatkan pemahaman tersebut, masyarakat pun diharapkan dapat mengatur pengeluaran secara bijak dan turut berinvestasi untuk mengamankan kondisi keuangan saat inflasi (Z-8)
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Gedhe Klaten pada Minggu (22/2), harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran telah mencapai Rp110.000 per kilogram.
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati hari ini (21/2) turun jadi Rp55.000/kg usai diguyur pasokan Kementan. Cek detail harganya di sini.
Lebih dari 15 kios pengendali inflasi saat ini telah berhasil didirikan di kabupaten dan kota yang ada di wilayah Jawa Tengah.
Dalam menyambut Nataru, Pemprov Kalteng gelar Pasar Penyeimbang di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Minggu (17/12/2023).
Operasi pasar rakyat selama ini telah bekerja sama dengan BRI Tasikmalaya untuk memfasilitasi pembayaran memakai QRIS.
PEMERINTAH memastikan bakal terus menjaga tingkat inflasi terkendali hingga akhir tahun. Penguatan koordinasi antara Tim Pengendali Inflasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved