Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (24/4) sore, ditutup menguat seiring Bank Indonesia (BI) menaikkan tingkat suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin ke level 6,25 persen.
IHSG ditutup menguat 63,71 poin atau 0,90 persen ke posisi 7.174,52. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,71 poin atau 0,40 persen ke posisi 931,35.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
"Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25 persen, tertinggi sejak 2016 dengan tujuan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dan menghadapi risiko memburuknya ekonomi global dan untuk memastikan bahwa tingkat inflasi tetap berada di dalam kisaran target 2,5 plus minus 1 persen di 2024 dan 2025," sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia seperti dilansir dari Antara.
Bursa saham regional Asia Rabu sore ini, antara lain indeks Nikkei menguat 907,90 poin atau 2,42 persen ke 38.460,10, indeks Hang Seng menguat 372,33 poin atau 2,21 persen ke 17.201,26, indeks Shanghai menguat 22,62 poin atau 0,76 persen ke 3.044,82, dan indeks Strait Times menguat 20,40 poin atau 0,62 persen ke 3.293,12. (Z-6)
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
INDEKSĀ Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved