Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa Bulog harus menjemput bola agar penyerapan beras di momen panen raya ini bisa diserap secara maksimal.
"Bulog harus jemput bola, karena kemarin di beberapa tempat rebutan sama private. Jadi kalau private belum kenyang, Bulog kemudian masuk maka harganya akan tinggi lagi. Jadi ini awal-awal mengisi lumbung-lumbung penggiling padi diisi dulu," ucap Arief di Jakarta pada Kamis (18/4).
Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa di momen panen raya April ini, sebanyak 4,9 juta ton setara beras akan dipanen. Sedangkan untuk Mei mendatang, Arief menyebut akan ada sebanyak 3 juta ton beras yang dipanen.
Baca juga : DPR: Pemerintah Gagap Kendalikan Harga Pangan
"Ya sekarang kan lagi panen. Bulan lalu 3,8 juta ton dari 3,5 juta ton, jadi naik malah 300 ribu ton. Kemudian dikurangi banjir di Demak dan lain-lain sekitar 17 ribu hektare, itu ekuivalen 200 ribu ton. Kemudian bulan ini panen 4,9 juta ton, bulan depan sekitar 3 juta ton, ya itu waktu kita semua untuk serap (beras)," jelasnya.
Namun, lanjut Arief, ada satu masalah yang membayangi momen panen raya di Indonesia, masalah tersebut adalah kapasitas mesin pengering (Dryer) padi yang cukup terbatas. Oleh karena itu, kedepannya, pemerintah Indonesia harus memiliki rencana untuk membangun dryer.
"Dryer itu kan punya kapasitas, jadi challange kita masih sama kapasitas dryer. Kan sebagian besar kita pakainya lantai jemur, kalau lantai jemur tidak ada matahari maka tidak ada pilihan, 1x24 jam setelah dipanen itu harus masuk dryer. Kenapa? Supaya berasnya gak kuning, supaya berasnya juga tidak basah. Kalau di PIBC itu namanya beras sayur, harganya itu kalau kadar airnya diatas 15-17% itu harganya akan jatuh, kedepan kita harus punya perencanaan untuk membangun dryer," pungkasnya. (Fal/Z-7)
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
"Kepada para pelaku usaha pangan, mohon harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah dapat dipedomani, khususnya selama Ramadan sampai Idulfitri."
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
PEMERINTAH memperpanjang penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan stok beras nasional 2026 aman. Indonesia, menurut Bapanas, surplus 3 juta ton.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved