Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras pada Februari 2024 relatif tertinggi sepanjang sejarah. Selama Februari 2024, survei harga produsen beras dilakukan pada 932 perusahaan penggilingan di 33 provinsi. Karena itu, baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat sama-sama waspada.
“Harga beras secara nasional pada Februari 2024 merupakan harga tertinggi dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya,” ungkap Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah, dalam konferensi pers di Kantor BPS, pada Jumat (1/3).
Rata-rata harga beras di penggilingan kualitas premium sebesar Rp14.525,00 per kilogram naik sebesar 6,31% bila dibandingkan dengan bulan lalu. Demikian pula rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp14.162 per kilogram naik sebesar 7,39% dan rata-rata harga beras di penggilingan luar kualitas sebesar Rp13.664 per kilogram naik sebesar 4,65%.
Baca juga : Warga Rela Kurangi Porsi Makan Karena Beras Mahal
“Dalam perhitungan harga beras, hal yang perlu dicatat adalah harga rata-rata dari berbagai jenis kualitas beras di seluruh kabupaten/kota,” jelas dia.
Bila dibandingkan pada Februari 2023, rata-rata harga beras di penggilingan pada Februari 2024 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 22,91%, 25,32%, dan 30,53%.
Selama periode Februari 2023–Februari 2024, rata-rata harga beras di penggilingan tertinggi untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas terjadi pada Februari 2024 masing-masing sebesar Rp14.525 per kilogram, Rp14.162 per kilogram, dan Rp13.664 per kilogram.
Baca juga : Bulog: Blora dan Grobogan Tunjukkan Kondisi Mulai Panen
Sebaliknya, rata-rata harga beras di penggilingan terendah untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing sebesar Rp11.525 per kilogram pada Juni 2023, Rp11.006 per kilogram pada Mei 2023, dan Rp10.303 per kilogram terjadi pada Juli 2023.
Menurut dia, konsumen bisa mendapatkan harga beras yang stabil selama stok beras mencukupi. Dalam artian tersedia cadangan beras yang selama ini tersimpan di petani, gudang bulog, dan swasta serta cadangan beras pemerintah dapat memenuhi kebutuhan di pasar.
“Namun, dalam mekanisme pembentukan harga di pasar oleh pedagang, biasanya juga ada efek psikologis biasanya seperti keraguan akan lancarnya pasokan akibat produksi beras yang menurun dan direspons dengan kenaikan harga oleh pedagang untuk mengkompensasi berkurangnya pasokan pada periode berikutnya,” ujarnya. (Z-8)
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved