Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mulai membuat pagu indikatif dan merancang postur anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025. Selain itu, program-program pemerintahan dari presiden terpilih akan disimulasikan.
"Jadi yang paling penting ialah komunikasi antara pemerintah sekarang dengan pemerintah yang akan datang untuk bisa mewadahi di dalam rancangannya," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani seusai rapat paripurna mengenai persiapan Ramadan dan Kebijakan Fiskal yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/2).
Saat ditanya soal detail program dari pemerintah selanjutnya yang akan diakomodasi, Sri belum bisa merinci sebab pemerintah masih menunggu hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pasangan calon pemenang pemilihan presiden 2024. "Untuk detailnya nanti kan kita lihat. Masih ada sebulan, sekaligus juga untuk menghormati proses pemilu ya," ucap Menkeu.
Baca juga : Anggaran Pendidikan di 2023 Tersalur Rp503,8 triliun
Persiapan anggaran secara formal, sambung Menkeu, akan mulai dilakukan pada Maret 2024. Kemudian, ia juga mengatakan pemerintah akan rapat lagi dalam sidang kabinet membahas pagu indikatif. "Sudah mulai bisa diidentifikasikan program-program yang memang menjadi prioritas dari pemerintah selanjutnya tetapi masih dalam konteks wadah APBN yang sehat dan kredibel," tuturnya.
Saat ditanya skema model postur anggaran yang dibuat untuk mengakomodasi program presiden terpilih, Menkeu menuturkan sejauh ini hanya ada satu model. Meskipun demikian, ia menuturkan pemerintah telah menentukan range (batasan) penerimaan negara. Kementerian Keuangan, sambungnya, akan memasukkan berbagai program reformasi bidang perpajakan sehingga bisa berkontribusi pada penerimaan.
"Jadi kita membuat estimasi mengenai penerimaan negara, pajak, bea cukai penerimaan nasional bukan pajak (PNPB) di dalam range untuk 2025. Tentu karena sekarang pun masih jalan perlu ada akurasi untuk membuat estimasi itu," tutur Menkeu.
Untuk postur awal, Menkeu menjelaskan dari sisi penerimaan negara maupun belanja negara pemerintah akan menargetkan defisitnya antara 2,45%-2,8% dari produk domestik bruto (GDP). Presiden, sambung Menkeu, juga meminta agar postur anggaran 2025 mengantisipasi kondisi ekonomi global.
"Bapak presiden meminta agar itu betul-betul dikendalikan dari sisi defisitnya sehingga dalam situasi global yang suhunya tinggi dan gejolak dari sisi geopolitik, kepercayaan terhadap APBN masih tetap bisa dijaga," terang Menkeu. (Z-2)
Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Wamenkeu Thomas Djiwandono akan mengundurkan diri dari jabatan politisnya di Partai Gerindra sebelum dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank BI.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
EKONOM Universitas Paramadina Wijayanto Samirin memperingatkan Indonesia berpotensi menjadi lahan subur bagi bisnis ilegal apabila praktik pelanggaran hukum terus dibiarkan.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Direktorat Jenderal Pajak menyatakan kooperatif setelah KPK menggeledah kantor pusat DJP terkait penyidikan dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Kunci utama dalam menyiasati keterbatasan biaya adalah dengan mengoptimalkan bahan makanan lokal dan musiman yang lebih terjangkau.
Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dana untuk pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, Sumbar.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan perlunya perubahan cara berpikir dan pendekatan mendasar dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa APBN 2025 mencapai sekitar Rp3.600 triliun, sementara APBD sebesar Rp1.350 triliun, dan seluruh eksekusi anggaran tersebut berada di tangan ASN.
Kongres AS menyetujui RUU pendanaan sementara untuk mengakhiri penutupan pemerintahan selama 43 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved