Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi VI DPR RI mengapresiasi PT Bank Negara Indonesia (BNI) atas kinerja apiknya di sepanjang 2023. Sebagaimana diketahui, pada tahun lalu, perseroan mencatatkan laba Rp20,9 triliun, tumbuh 14,2% secara tahunan (YoY).
Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza berpendapat capaian BNI di tahun buku 2023 sudah sangat positif, dan berpotensi untuk semakin kuat lagi di tahun-tahun mendatang.
"Saya yakin BNI akan memenuhi ekspektasi baik pemerintah maupun masyarakat sebagai bank yang tumbuh dengan cepat di masa yang akan datang," ujar Faisol melalui keterangan tertulis, Selasa (20/2).
Baca juga : Buka Cabang di Amsterdam, Ekspansi BNI Dipuji DPR
Dengan seluruh fasilitas dan kekuatan yang dimiliki, ia meyakini BNI bisa melakukan penetrasi pasar yang lebih kuat sehingga menjangkau lebih banyak masyarakat.
"BNI bisa menyaingi bank-bank BUMN lain seperti BRI maupun Mandiri yang selama ini selalu ada di atas BNI. Paling tidak, market cap yang dicapai BNI di 2023 bisa tumbuh dua kali lipat di tahun yang akan datang," tuturnya.
Faisol juga mengapresiasi upaya BNI yang terus memberi pelayanan maksimal dalam hal overseas banking kepada para dispora, pengusaha eksportir maupun importir serta pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Baca juga : Perluas Jaringan Global, BNI ekspansi ke Negeri Kincir Angin
"Saya sudah mengunjungi beberapa kantor cabang mereka di luar negeri. Sangat terlihat bahwa komitmen BNI itu dijalankan dengan sungguh-sungguh," ucapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron berharap BNI bisa memberi perhatian lebih besar kepada UMKM. Perseroan diminta menyalurkan porsi kredit yang lebih tinggi untuk segmen tersebut.
Selain itu, BNI juga diharapkan terus meningkatkan kinerja overseas banking dengan menjangkau negara-negara yang banyak dihuni pekerja migran Indonesia seperti Arab Saudi, Malaysia, Taiwan dan Hongkong.
Baca juga : BNI Muluskan 200.000 Diaspora di AS Lakukan Ekspor - Impor
"Hal ini dilakukan agar BNI semakin menjembatani transaksi mereka serta mengurangi peredaran uang yang selama ini lewat agen jasa pengiriman," ucap Herman (RO/Z-11)
KOMISI VI DPR RI menyoroti soal reklamasi tambang milik perusahaan BUMN sebagai bagian dari tanggung jawab strategis korporasi negara dalam menjaga keberlanjutan lingkungan
Anggota Komisi VI DPR Rivqy Abdul Halim mengatakan BP BUMN sebaiknya punya kewenangan untuk menolak atau menyetujui rencana kerja Danantara.
Mufti Aimah Nurul Anam kritik rencana pajak amplop nikah dan pajak digital. Ia nilai kebijakan makin menekan rakyat dan pertanyakan kinerja Danantara kelola dividen.
Video yang dibagikan oleh akun @ZulkifliLubis69 Itu memperlihatkan anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menandatangani berkas dalam map dan menerima amplop saat rapat dengan Pertamina
WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengungkapkan bahwa mayoritas fraksi Komisi VI bersepakat bahwa tidak perlu untuk membentuk panitia kerja (Panja) dalam kasus korupsi Pertamina.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Darmadi Durianto mengatakan akan mencari solusi soal polemik penghentian ekspor minyak jelantah.
Perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan menjadi suntikan semangat bagi dirinya dan rekan-rekan sesama mahasiswa.
Ketiga pemain tersebut akan dinilai berdasarkan kemampuan mereka selama sesi latihan.
Warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), di Ibu Kota berkumpul di Wisma NTB di Menteng, Jakarta Pusat, menggelar kegiatan untuk melawan ancaman peredaran narkotika.
Terdapat sekitar 30 warga Indonesia di Taiwan yang terdiri dari pekerja migran Indonesia dan mereka yang menempuh pendidikan lanjut yang menikmati layanan ini.
Kemenlu juga berencana meluncurkan platform Satu Data Diaspora.
Nama mahasiswi Indonesia di Amerika Serikat, Glory Lamria, menjadi sorotan setelah wawancaranya di sela kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke New York viral di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved