Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Chandharwealth Mandiri Indonesia atau yang lebih dikenal dengan FUNDtastic Group berkomitmen untuk memperluas jaringan bisnisnya di 2024. CEO FUNDtastic Group Harry mengungkapkan pihaknya membuka peluang kolaborasi sebesar-besarnya untuk bisa tumbuh bersama.
“Melihat perkembangan market, kami merasa perlu menambah kerja sama dengan brand lain yang memiliki pasar yang dapat masuk kedalam ekosistem FUNDtastic. Dengan teknologi dan juga market yang dimiliki FUNDtastic, kami yakin kerjasama yang ada dapat memberikan benefit bagi partner kami," ujar Harry melalui keterangan tertulis, Selasa (23/1).
Saat ini, perusahaan yang bergerak di bidang penyedia layanan reksa dana, emas, surat berharga negara dan all in one technology solution untuk sektor keuangan itu sudah melakukan kerja sama dengan beberapa bank seperti Bank Muamalat Indonesia, blu by BCA, dan juga sektor bisnis lain seperti Astra Group.
Baca juga: Nilai Transaksi Digital Meningkat, Penggunaan Kartu Menurun
Pada 2021 FUNDtastic Group juga mengakuisisi PT Nusantara Sejahtera Investama (NSI) yang merupakan pemilik lisensi Agen Penjual Reksa Dana Online yang berijin dan terdaftar di bawah pengawasan OJK.
Pada 2023, PT NSI di bawah FUNDtastic Group sukses membukukan laba, hal tersebut tentunya menjadi angin segar ditengah gempuran isu tech-winter season.
“Sejak awal kami dan seluruh stakeholders FUNDtastic memiliki semangat yang sama, kami ingin membangun bisnis yang sustainable dan juga berdampak positif bagi masyarakat. Kami bersyukur nilai ini mulai terlihat dari positifnya laba yang dibukukan oleh anak usaha kami PT NSI, tepat pada tahun keduanya masuk kedalam FUNDtastic Group,” tutur Harry.
Baca juga: Moxa Terus Tingkatkan Kualitas Layanan kepada Pelanggan
Pada aplikasi yang dikembangkan FUNDtastic, dapat ditemukan produk dan jasa keuangan mulai dari reksa dana saham, pendapatan tetap, SBN, emas digital, sampai dengan konsultasi keuangan.
Selain itu, FUNDtastic juga menyediakan fitur Auto DCA yang telah terbukti dapat menjaga risiko dan juga performa investasi pengguna secara berkelanjutan.
“Fitur ini tercipta karena agar para pengguna kami, baik dalam aplikasi FUNDtastic maupun aplikasi Partner, mengerti konsep menabung rutin yang benar dengan menggunakan metode yang sederhana. Dengan begitu, mereka dapat menghasilkan keuntungan lebih maksimal. Kami harap ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aplikasi kami dan juga partner,” tandasnya. (RO/Z-11)
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved