Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM membangun dan mengelola bisnis untuk tumbuh berkesinambungan, pengusaha selalu dihadapkan pada berbagai tantangan. Salah satu tantangan tersebut ialah pengelolaan cash flow (arus kas) perusahaan yang lancar, efektif, dan efisien. Hal ini sangat beralasan karena cash flow yang lancar ialah salah satu kunci keberhasilan dalam pengelolaan bisnis.
Di tengah tantangan dunia yang menuntut serbacepat dan presisi, pengelolaan cash flow saat ini sudah bisa dilakukan dengan bantuan teknologi. Hal ini karena peran digitalisasi yang dinilai dapat membantu, baik kegiatan perorangan maupun para pebisnis.
Menurut Gartner Inc.--perusahaan riset dan konsultasi global yang berfokus pada teknologi informasi (TI) dan analisis bisnis tentang tren dan inovasi di berbagai industri--mengungkapkan sekitar 91% bisnis tertarik dengan beberapa bentuk inisiatif digital dan 87% para pemimpin senior bisnis mengatakan digitalisasi ialah prioritas saat ini. Berkaitan dengan kebutuhan korporasi atas media pengelolaan uang yang dapat melayani kebutuhan nasabah dari hulu ke hilir, perbankan saat ini berlomba menyediakan produk dan layanan yang bisa mendukung efektivitas dan efisiensi perusahaan sebagai nasabah. Salah satunya melalui penyediaan payment solution melalui web dan mobile banking oleh beberapa perbankan besar di Indonesia.
Baca juga: Ambang Batas Tarif Pajak Minimal 40% Dinilai Tak Berdasar, Asosiasi Siapkan Gugatan
Bagi nasabah PT Bank Danamon Indonesia Tbk, layanan Cash Connect yang merupakan salah satu payment solution kini kian dekat dan menemani aktivitas keuangan sehari-hari. "Kami mengedepankan layanan terbaik untuk berbagai kalangan nasabah bisnis melalui satu platform Cash Connect yang mengintegrasikan berbagai ekosistem industri yang meliputi cash management, di antaranya digitalisasi financial supply chain. Layanan ini mendukung efektivitas dan efisiensi nasabah korporasi hingga SME dalam melakukan transaksi bisnis," ujar Andrew Suhandinata, Transaction Banking Head Danamon, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/1).
Aplikasi Danamon Cash Connect kini menjadi solusi paling fundamental bagi pelaku bisnis korporasi dengan pengoperasian yang mudah dan aman. Nasabah dapat menggunakan layanan ini selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu melalui jaringan yang terhubung secara online. Dengan demikian, nasabah dapat melakukan transaksi finansial maupun transaksi nonfinansial secara langsung melalui perangkat PC (personal computer) dan mobile yang berada di lokasi nasabah.
Selain itu, penggunaan Danamon Cash Connect akan memudahkan proses transaksi valuta asing (valas) dalam negeri dan luar negeri, pembayaran tagihan PLN prabayar/pascabayar, BPJS Kesehatan, penggunaan layanan virtual account, dan Telkom. Transaksi dapat dilakukan secara praktis satu per satu maupun banyak transaksi. Beberapa layanan lain antara lain rekening, transfer management, deposito online (time deposit), collection services, payment services, liquidity management, virtual account (VA), bill payment, tax payment, dan financial supply chain (FSC).
Baca juga: Di Bawah Target, Realisasi Investasi Minerba Capai Rp116 T
Danamon Cash Connect memiliki sejumlah keunggulan, antara lain dirancang dengan standar tinggi dalam industri keamanan internet untuk otentikasi situs web serta dilindungi dengan teknologi enkripsi data canggih, dan mutakhir. Dalam menggunakannya, nasabah memiliki password untuk login dan security token yang digunakan setiap otorisasi transaksi, sebagai 2 factor of authentication. Terdapat dua tipe token yang dapat dipilih, hard token atau mobile token.
Nasabah juga dapat mengatur sendiri pengelompokan berbagai rekening, user beserta hak akses, matriks persetujuan, serta limit transaksi masing-masing berdasarkan kebutuhan spesifik nasabah. Nasabah juga dapat memperoleh informasi atas berbagai produk dan layanannya, seperti laporan finansial/nonfinansial, interest rate, exchange rate, hingga transaction status. (Z-2)
Back to Back Loan merupakan program pinjaman yang memungkinkan nasabah memperoleh kredit dengan menjaminkan dana simpanan mereka sendiri di bank yang sama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
AFTECH dan Perbanas menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara perbankan dan fintech sebagai langkah krusial dalam memperluas akses kredit nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah justru membutuhkan anggaran untuk dibelanjakan untuk pembangunan daerah.
DPR RI desak pemerintah daerah klarifikasi dana Rp234 triliun yang mengendap di bank.
Finnet aktif membantu proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di salah satu Bank BUMN.
Banyak wilayah di Bali yang membutuhkan akses internet stabil, terutama daerah yang secara geografis terisolasi.
Tanpa dukungan WiFi yang andal, pelaku usaha berisiko menghadapi gangguan operasional yang berujung pada hilangnya peluang penjualan.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Pemerintah Rusia memblokir Snapchat dan membatasi FaceTime dengan alasan keamanan nasional.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Nama domain tingkat tinggi geografis telah menjadi symbol identitas daerah dan sarana memperkuat posisi suatu wilayah di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved