Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA masih bisa menahan tingkat suku bunga acuan bank sentralnya sehingga tidak setinggi negara-negara lain. Mereka, seperti negara Amerika, memiliki kebijakan moneter yang menjadi panglima.
Amerika juga dari sisi sektor riilnya memang tidak bisa tumbuh tinggi. Kalaupun nanti ekonomi AS sudah membaik, mereka hanya bisa tumbuh 2%-3%.
Ekonom senior Indef Aviliani mengatakan faktor demografi menjadi kunci penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Indonesia beruntung sebagai negara berkembang. Demografinya masih sangat bagus, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia seharusnya bisa mencapai 6%-7%.
Baca juga: Butuh 0,25% untuk Capai Target Pertumbuhan 5,3% di 2023
"Untuk mencapai Indonesia menjadi negara maju, harus tumbuh minimal 6%-7%. Kalau Indonesia hanya tumbuh 5%, tidak akan bisa naik kelas," kata Aviliani dalam diskusi publik Indef membahas Evaluasi Ekonomi Nasional dari Perspektif Ekonom Perempuan, Kamis (28/12).
Di sisi global, tingkat inflasi masih cukup tinggi walaupun di Amerika sudah mulai sedikit menurun. Diperkirakan baru semester II 2024, inflasi relatif baru menurun secara bertahap.
"Artinya pada 2024 tidak lebih baik daripada 2023, masih akan mirip kondisi ekonominya. Kemungkinan pada 2025 seharusnya sudah jauh lebih baik," kata Aviliani.
Baca juga: Potensi Penyaluran FLPP 2024 oleh BP Tapera Hingga 220 Ribu Unit
Inflasi berbagai negara juga masih sangat tinggi. Beruntung Indonesia bisa menjaga inflasi, karena pada saat itu ada subsidi BBM. Sekarang menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk tetap bisa menjaga inflasi di 2024.
Dari sisi pangan, beberapa negara sudah melarang ekspor. Sedangkan Indonesia juga belum siap dengan kemandirian pangan.
"Kalau 2024, Indonesia tidak bisa menjaga inflasi, akan susah mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi. Kalau kita mampu menjaga inflasi, ini bisa menggerakkan lagi pertumbuhan ekonomi dari sisi pertumbuhan kredit," kata Aviliani.
Di Tiongkok, ekonomi bertumbuh tetapi belum signifikan. Padahal mereka pasar utama dari berbagai negara dalam melakukan kegiatan ekspor impor.
Pada kondisi global pertumbuhan ekonomi Amerika menunjukkan perbaikan di triwulan III 2023 menjadi 3%. Ini langkah bagus karena Amerika merupakan episentrum dunia bahwa semua negara masih tergantung dolar AS. Apabila indeks dolar AS goyang, semua negara mengalami hal yang sama.
Apabila ekonomi Amerika sudah semakin baik, akan memengaruhi dunia. Kalau suku bunga di Amerika meningkat, arus modal di negara berkembang menjadi keluar.
Capital outflow membuat kesulitan negara-negara karena seperti Bank Indonesia terpaksa harus mengeluarkan instrumen, seperti Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). Kedua instrumen tersebut untuk meredam arus keluar modal asing dan menjaga nilai tukar rupiah.
Dengan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), Bank Indonesia tidak hanya bertugas menjaga nilai tukar tetapi juga menjaga pertumbuhan ekonomi. "Jadi instrumen dibuat dalam rangka menjaga nilai tukar, bukan dalam rangka menyerap likuiditas," kata Aviliani. (Z-2)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved