Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel menegaskan komitmennya terhadap praktik manajemen lingkungan dan kesehatan serta keselamatan operasional yang berstandar dunia.
Hal ini tergambar dalam keberhasilannya dalam meraih sertifikasi ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018. Sertifikasi itu menjadi sebuah pencapaian penting yang menandai komitmen Harita Nickel terhadap praktik manajemen lingkungan dan kesehatan serta keselamatan operasional yang berstandar dunia.
Sertifikasi ISO 14001:2015, yang fokus pada efektivitas sistem manajemen lingkungan, menegaskan komitmen Harita Nickel selama ini dalam mengimplementasikan praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sertifikasi ini mencakup aspek penting seperti evaluasi risiko lingkungan, pemenuhan peraturan, dan peningkatan berkelanjutan.
ISO 45001:2018, di sisi lain, mengakui standar tinggi Harita Nickel dalam manajemen kesehatan dan keselamatan kerja sekaligus menegaskan pendekatan proaktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi semua karyawannya.
Sertifikasi ini menuntut adanya proses yang konsisten dalam mengidentifikasi bahaya, mengurangi risiko, dan mencegah cedera serta masalah kesehatan di tempat kerja.
Untuk memperoleh sertifikasi ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018, Harita Nickel menjalani serangkaian kegiatan audit yang dilakukan oleh auditor berkelas internasional, SGS Indonesia. Prosesi penyerahan sertifikat diberikan langsung oleh Waras Putri Andrianti, selaku Knowledge Director SGS Indonesia kepada Tonny Gultom selaku Direktur Health, Safety and Environment (HSE) Harita Nickel.
Tonny Gultom mengatakan, “Kedua sertifikasi ini menjadi bukti atas komitmen kami dalam memprioritaskan keberlanjutan lingkungan dan keselamatan karyawan dalam setiap aspek operasional kami. Hal ini juga sekaligus menegaskan bahwa Harita Nickel tidak hanya fokus pada hasil, namun untuk mencapai satu tujuan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.”
Waras Putri Andrianti, Knowledge Director SGS Indonesia, menambahkan bahwa mendapatkan sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001 bukanlah hal yang mudah. Ini membutuhkan komitmen tinggi dari managemen dan staff PT Trimegah Bangun Persada Tbk, serta implementasi yang konsisten dan perbaikan secara berkelanjutan dari standar yang ditetapkan.
"Harita Nickel telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dalam menerapkan standar internasional ini, yang tidak hanya memberikan manfaat kepada perusahaan tetapi juga masyarakat, lingkungan dan seluruh pemangku kepentingan,”ujarnya
Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen kuat dari Harita Nickel dalam menerapkan ESG dan praktik keberlanjutan berstandar dunia.
Harita Nickel akan terus meningkatkan penerapan ESG yang lebih baik di perusahaan, termasuk sistem pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat, sembari memperkuat posisi Harita Nickel sebagai pemimpin industri global. (RO/E-1)
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) mengusulkan rencana penyesuaian wilayah pertambangan (WP) Tahun 2025.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
HAKIM Konstitusi Saldi Isra, mempertanyakan dasar pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) kepada perguruan tinggi dalam sidang lanjutan pengujian UU Minerba.
ANGGOTA Kelompok Keahlian Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB menegaskan pengelolaan pertambangan oleh ormas keagamaan harus diawasi ketat.
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Hotel Mercure Bandung Nexa Supratman mendapat apresiasi Wali Kota Bandung atas inovasi pengelolaan sampah berbasis ESG yang mampu mengurangi beban sampah kota secara signifikan.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari peningkatan kualitas laporan keberlanjutan yang lebih transparan dan berbasis data.
Isu ESG (Environmental, Social, Governance) semakin menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan investasi global.
Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) kini menjadi instrumen penting dalam menilai kualitas tata kelola, integritas, serta keberlanjutan sebuah korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved