Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAWAL dari kegundahan terhadap pasar jam tangan di Indonesia yang dipenuhi produk asing, penggemar jam tangan Tony Kho, mendirikan produk jam tangan dengan brand lokal di Indonesia.
"Selama menjadi reseller jam tangan, saya melihat rata-rata brand yang beredar di Indonesia merupakan brand dari luar negeri dengan harga relatif kurang terjangkau oleh masyarakat Indonesia," terang Tony, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/12).
Baca juga: Produk Jam Tangan Lokal ini Berkolaborasi dengan Marvel Studio
Dari kegelisahan itu, dia lalu meluncurkan jam tangan lokal yakni Evans Jayden. Nama Evans Jayden terinspirasi dari nama putra pertamanya.
Dia menjelaskan jam tangan lokal tersebut mengusung desain modern dan elegan dengan kualitas internasional dan harga yang sangat terjangkau oleh semua kalangan.
Karena itu, ia optimistis jam tangan lokal tersebut sangat diminati masyarakat Indonesia.
”Saya meyakini brand lokal ini tidak akan kalah bersaing dengan brand-brand luar negeri."
"Dari kehadiran jam tangan Evans Jayden diharapkan bisa jadi motivasi dan pionir bagi industri lokal dan kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk berani dan bangkit dalam bersaing dengan brand-brand dari luar negeri," pungkas Tony.
Baca juga: Ini Tips Agar Jam Tangan Anda Tetap Awet
Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan produk-produk lokal agar bisa menjadi kebanggaan nasional.
Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo menegaskan upaya yang dilakukan pemerintah antara lain terus mendorong penerapan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) hingga memfasilitasi para pelaku industri.
"Untuk mengembangkan produk lokal ini, kita perlu mendorong keluarga dan kerabat kita agar mau membeli dan menggunakan barang-barang buatan Indonesia. Ini akan menggerakkan ekonomi lebih luas," katanya seperti dikutip dari Antara. (RO/S-2)
DIKENAL dengan karya seni mural yang telah mendunia, seniman yang dikenal dengan sisi misteriusnya yang enggan mengungkap identitas aslinya, Darbotz, kini hadir dengan karya baru.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Ia menilai antusiasme pelaku UMKM maupun masyarakat menunjukkan bahwa produk kreatif Tangsel semakin diterima dan dibanggakan selama empat hari pelaksanaan festival.
Mengusung tema Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries, TEI tahun ini menyoroti potensi produk lokal yang semakin diminati pasar global.
DJKI laporkan 564 merek kolektif koperasi terdaftar, memperkuat perlindungan produk lokal dan mendukung kemandirian ekonomi bangsa sesuai program Presiden Prabowo.
Festival ini mengusung tema “Literasi & Pameran Kearsipan 5 Abad Jakarta: Lo Jual Gue Beli” dan akan berlangsung pada 14-22 Oktober 2025.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Casio merilis AE-1700H dengan fitur mode memancing berbasis fase bulan, tahan air 100 meter, lampu LED, dan baterai 10 tahun. Cocok untuk aktivitas outdoor.
Edisi S01E02 ini tampil berani dengan dial yang menampilkan efek geometric lines berwarna-warni.
Para kolektor di Jakarta tak hanya membeli jam tangan untuk dikenakan, tetapi juga sebagai aset investasi.
Garmin menghadirkan jam tangan pintar terbaru, Garmin Venu 4, di Indonesia yang memberikan pengalaman kebugaran adaptif bagi penggunanya.
Aktor dan aktris populer yang menghadiri rilis jam tangan multifort TV chronograph termasuk Kao-Noppakao Dechaphatthanakun, Mean-Phiravich Attachitsataporn, dan Bie-Thassapak Hsu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved