Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
RUPIAH pada akhir perdagangan hari Jumat (8/12), melemah tipis seiring pasar menantikan rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) untuk melihat prospek kebijakan Bank Sentral AS terkait suku bunga acuannya.
"Pelaku pasar menanti rilis data pasar tenaga kerja AS termasuk non-farm payrolls (NFP) malam ini. Data tersebut merupakan salah satu acuan utama bank sentral AS (The Fed) dalam memutuskan suku bunga," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova kepada ANTARA di Jakarta.
Rully menuturkan rupiah masih akan berkonsolidasi untuk menguji level baru ke depan yang dipengaruhi oleh faktor eksternal data non farm payroll (NFP) AS yang akan rilis hari ini waktu AS.
Baca juga : The Fed Beri Sinyal akan Bergerak Hati-hati
Dari domestik, pergerakan rupiah didukung rilis data survei konsumen November 2023 yang mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2023 dalam zona optimis pada level 123,6.
Bank Indonesia mengatakan tetap kuatnya keyakinan konsumen pada November 2023 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap optimis.
Baca juga : Harga Emas Dunia Sentuh Titik Tertinggi Sepanjang Sejarah
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono sebelumnya menuturkan IKE November 2023 berada pada area optimis sebesar 113,0, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan 114,4 pada Oktober 2023.
IKE tetap terjaga terutama didukung oleh Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (Durable Goods) yang tercatat sebesar 110,2, meningkat satu poin dari Oktober 2023.
Sedangkan, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) November 2023 berada dalam zona optimis sebesar 134,2, stabil dibandingkan dengan Oktober 2023.
Pada penutupan perdagangan hari ini, rupiah melemah tipis tiga poin atau 0,02 persen menjadi Rp15.518 per dolar AS dari penutupan sebelumnya sebesar Rp15.515 per dolar AS.
Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat menguat ke posisi Rp15.500 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp15.536 per dolar AS. (Ant/Z-4)
Mata uang rupiah ditutup melemah ke 16.787 per dolar AS (27/2). Ketegangan Iran-AS dan tarif panel surya 104% jadi pemicu utama. Simak ulasan lengkapnya.
Kurs Rupiah hari ini menguat ke Rp16.759 per dolar AS. Simak analisis pemicu penguatan dari sisi minat obligasi pemerintah dan dampak kebijakan tarif AS.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.829 per dolar AS pada 24 Februari 2026. Simak analisis penyebab tekanan eksternal dan proyeksi suku bunga The Fed di sini.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Kurs rupiah menguat ke level 16.885 (JISDOR) setelah kesepakatan dagang New Golden Age RI-AS diteken Prabowo dan Trump. Simak analisis lengkapnya di sini.
Harga emas hari ini 19 Februari 2026 bergerak naik tipis di tengah sentimen global. Simak analisis dan prediksi harga emas untuk Jumat 20 Februari 2026.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved