Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Nilai tukar rupiah, pada perdagangan Rabu 19 Agustus 2025, dibuka melemah sebesar 57 poin atau 0,35% menjadi Rp16.302 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.245 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah hari ini dipengaruhi langkah S&P mempertahankan peringkat kredit Amerika Serikat (AS) di level AA+.
“Langkah S&P yang mempertahankan rating kredit AS mendukung dolar AS,” ujar Lukman di Jakarta, Rabu.
S&P mengatakan AS dapat mempertahankan kredit kendati adanya tekanan fiskal dari Pemotongan Pajak AS. Hal itu dikarenakan pendapatan tarif dinilai akan secara umum mengimbangi fiskal yang lebih lemah.
Kebijakan tarif AS telah menghasilkan US$135 miliar hingga Juli 2025. Ketika Trump menjabat pada Januari 2025, pendapatan tarif bersih bulanan mencapai US$7,3 miliar, turun menjadi US$7,2 miliar pada Februari, dan naik menjadi US$8,2 miliar pada Maret. Memasuki bulan April, pendapatan tarif melonjak tajam menjadi US$15,6 miliar, lalu US$22,2 miliar pada Mei, kemudian US$26,6 miliar pada Juni, dan US$27,7 miliar di bulan Juli.
Pelemahan rupiah juga dipengaruhi antisipasi investor menjadi pidato hawkish yang disampaikan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell.
“Powell sendiri seharusnya masih akan tetap melihat inflasi akan naik oleh tarif, apakah dia akan mengatakan bahwa ini hanya bersifat one time atau berkelanjutan, investor ingin mengetahui juga bila tekanan Trump (ancaman tuntutan) pada Powell akan bisa merubah sikapnya,” kata Lukman.
Meninjau sentimen dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) diperkirakan bakal mempertahankan suku bunga di level 5,25%. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, dia memprediksi kurs rupiah hari ini berada di kisaran Rp16.150-Rp16.300 per dolar AS. (Ant/E-3)
Nilai tukar rupiah ditutup stagnan Rp16.997 per dolar AS hari ini (17/3). Cek hasil RDG Bank Indonesia terkait BI-Rate dan dampak pernyataan dovish Gubernur BI.
Kurs rupiah ditutup melemah ke 16.997 per dolar AS pada Senin (16/3/2026). Simak analisis penyebab pelemahan terkait geopolitik dan inflasi AS di sini.
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Kurs rupiah hari ini (10/3/2026) menguat ke 16.863 per dolar AS. Cek analisis dampak pernyataan Donald Trump soal konflik Iran terhadap nilai tukar.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Ekonomi Indonesia waspada! Rupiah berisiko tembus 17.000 per dolar AS akibat konflik Iran-Israel dan harga minyak dunia yang melonjak. Simak analisis ekonom.
Nilai tukar mata uang Rupiah hari ini 20 Maret 2026 bergerak di zona merah, mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini 19 Maret 2026 bergerak fluktuatif di level Rp16.900-an. Cek juga harga emas Antam yang menguat hari ini.
Rupiah ditutup melemah ke 16.886 per dolar AS hari ini (11/3). Simak analisis dampak geopolitik Timur Tengah dan kebijakan Bank Indonesia terhadap kurs.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah Senin, 9 Maret 2026 jebol ke level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved