Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) proaktif mendukung Universitas Trisakti untuk mempromosikan inovasi dan kewirausahaan teknologi yang berkelanjutan serta mengembangkan green campus yang andal dan berdaya saing. Dalam acara Technopreneurship menuju Green Campus yang andal, Rektor Universitas Trisakti Kadarsah Suryadi dan Direktur Institutional Banking BNI Muhammad Iqbal hadir secara langsung di Universitas Trisakti, Selasa (28/11).
Iqbal mengatakan kewirausahaan saat ini menjadi fokus pemerintah untuk ditingkatkan. Pasalnya rasio kewirausahaan Indonesia di ASEAN baru tercatat sebesar 3,47%. Di samping itu, BNI merupakan bank milik negara yang aktif mempromosikan generasi muda khususnya dari kalangan kampus untuk mulai memiliki pemikiran dan minat berwirausaha dalam berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.
"Kami berterima kasih mendapat kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga dapat konsisten dalam mempromosikan inovasi dan kewirausahaan teknologi yang berkelanjutan serta mengembangkan green campus yang andal dan berdaya saing," kata Iqbal dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-58 yaitu Sidang Terbuka Senat Universitas Trisakti.
Baca juga: Perkuat Hubungan Indonesia-Australia, BNI Dukung Indonesia by the Harbour
Menurut Iqbal, penggunaan teknologi saat ini juga akan semakin memudahkan generasi muda untuk berwirausaha. Peluang untuk generasi muda menjadi entrepreneur pun sangat terbuka. Bahkan, peluang entrepreneur bukan hanya datang dengan memanfaatkan potensi pasar dalam negeri, tetapi juga pasar luar negeri yang saat ini semakin terintegrasi.
"Untuk membedakan diri dari kompetitor, maka seorang wirausaha harus berinovasi dan mengembangkan kreativitas. Hal ini juga akan semakin dimudahkan dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini,” pungkas Iqbal.
Dalam acara tersebut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolik dari BNI kepada Universitas Trisakti berupa bantuan untuk pendukung kegiatan kemahasiswaan, khususnya pada marching band dan mini orchestra. Bantuan ini diberikan mengingat kegiatan seni khususnya orkestra dan marching band bagi para mahasiswa sebagai calon wirausaha dan entreprenuer perlu diperkuat guna penguasaan seni dan melatih ketrampilan mahasiswa. (RO/S-3)
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Laskar Trisakti 08 menyalurkan ribuan paket bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir Sumatra.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai komponen masyarakat Desa Munjul, mulai dari warga sekitar, ibu PKK, hingga pengrajin enye.
Gerakan Tabola Bale yang mencerminkan kebudayaan Nusantara dikoreografikan secara khusus sehingga dapat dilakukan secara massal, tanpa kehilangan nilai estetik dan kekompakannya.
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti ini menyasar kader PKK di Desa Ginanjar
Terdapat sekitar 30 warga Indonesia di Taiwan yang terdiri dari pekerja migran Indonesia dan mereka yang menempuh pendidikan lanjut yang menikmati layanan ini.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved