Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 3.000 peserta berhasil memecahkan Rekor Dunia Muri untuk kategori Tarian Tabola Bale Civitas Akademica Terbanyak. Ke-3.000 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan alumni Universitas Trisakti itu menari Tabola Bale secara serempak dalam formasi besar yang memenuhi area utama Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta, Minggu (23/11).
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, pihak Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) menyerahkan piagam penghargaan Rekor Muri secara langsung oleh Senior Customer Relation Manager Muri Andre Purwandono kepada Rektor Universitas Trisakti Prof Kadarsah Suryadi.
Kadarsah menyatakan gerakan Tabola Bale yang mencerminkan kebudayaan Nusantara dikoreografikan secara khusus sehingga dapat dilakukan secara massal, tanpa kehilangan nilai estetik dan kekompakannya. "Momen ini tidak hanya menjadi catatan rekor, tetapi juga simbol kebersamaan dan semangat kolektif yang menemani perjalanan Universitas Trisakti selama enam dekade," ungkap Kadarsah.
Rektor juga menapresiasi panitia dan civitas akademika yang berkontribusi serta menegaskan rekor ini merupakan cerminan semangat inovasi dan sinergi yang selaras dengan tema dies natalis tahun ini.
Pada rangkaian perayaan Dies Natalis ke-60 Universitas Trisakti itu, pihaknya mengusung tema Excellent Inovasi, Entrepreneurship, dan Sinergi Berkelanjutan dalam Kemandirian.
Tema tersebut mencerminkan komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang inovatif, berjiwa kewirausahaan, serta mampu bersinergi dalam pembangunan berkelanjutan menuju kemandirian bangsa.
Sejalan dengan semangat tersebut, rangkaian acara dies natalis disusun kreatif dan melibatkan partisipasi luas seluruh civitas akademika.
Selain pemecahan rekor Muri tarian Tabola Bale, kegiatan dies natalis diisi fun walk yang mengajak peserta menikmati kebersamaan sambil berolahraga ringan mengelilingi lingkungan kampus.
Juga, ada penampilan paper mop sebagai daya tarik tersendiri dengan konsep kreatif yang memadukan gerakan terstruktur dan elemen hiburan menggunakan properti kertas warna-warni.
"Kedua kegiatan ini semakin menegaskan identitas kami sebagai kampus yang terus mendorong kreativitas, kebersamaan, serta gaya hidup sehat bagi seluruh warganya," tutur Rektor.
Kadarsah menambahkan perayaan ini tidak hanya menandai ulang tahun ke-60 Universitas Trisakti, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang kampus dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia.
"Dengan mengusung semangat Excellent Inovasi, Entrepreneurship, dan Sinergi Berkelanjutan dalam Kemandirian, kami menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi dalam melahirkan generasi unggul dan mandiri yang mampu menjawab tantangan zaman," pungkasnya. (H-2)
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Mengusung tema Mengembalikan Nafas Falgali, Festival Koropon 2025 berhasil mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).
GEREJA St. Maria Goreti resmi ditahbiskan setelah dibangun selama empat bulan melalui dukungan Himpunan Bersatu Teguh (HBT) bersama umat setempat.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih Rekor Muri sebagai instansi dengan “Implementasi Pemetaan Talenta PNS dan CPNS Terbanyak di Indonesia”.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Laskar Trisakti 08 menyalurkan ribuan paket bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir Sumatra.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai komponen masyarakat Desa Munjul, mulai dari warga sekitar, ibu PKK, hingga pengrajin enye.
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti ini menyasar kader PKK di Desa Ginanjar
Terdapat sekitar 30 warga Indonesia di Taiwan yang terdiri dari pekerja migran Indonesia dan mereka yang menempuh pendidikan lanjut yang menikmati layanan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved