Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama 16 BUMN lain yang dikoordinir PT Pegadaian meresmikan program kolaboratif “BUMN untuk Temanggung yang Bersih, Sehat dan Nyaman untuk Umum” (BUMN Teman Bersenyum) di Kawasan Wisata Sindoro Water Park, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah.
Program ini merupakan wujud komitmen BUMN dalam mengembangkan wilayah dengan pendekatan sosial dan lingkungan. Melalui program tersebut, Pelindo bersama 16 BUMN lainnya berkolaborasi membangun warga temanggung melalui pelatihan dan bantuan sarana / prasarana.
“Salah satunya memfasilitasi pelatihan manajemen kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), guna meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Pelatihan manajemen dilakukan melalui pengenalan digital marketing, untuk memperluas wawasan dan keahlian pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga mereka mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal,” kata Group Head Sekretariat Perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Ali Mulyono, di Jakarta, melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (21/11).
Baca juga : Tingkatkan Layanan Digitalisasi, Subholding Pelindo Luncurkan Aplikasi E Nota, AMS dan PMIS
Ali menjelaskan, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan di Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, dan Desa Rejosari, Kecamatan Bansari. Di Desa Rejosari, misalnya, fokus program adalah pada pembangunan kios UMKM, pengadaan sarana prasarana camping ground, dan sarana prasarana rumah kemasan. Sedangkan di Desa Gentan, program menyasar pada pengadaan pipanisasi saluran air bersih.
Baca juga : PT SPSL Multimoda Layani Jalur Logistik Baru Belawan – Pematang Siantar
Sementara itu, Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono mengatakan, program BUMN Teman Bersenyum diharapkan memberikan hasil yang nyata, dampak yang signifikan, dan perubahan positif bagi masyarakat.
“Perencanaan matang yang dengan mempertimbangkan kebutuhan serta potensi masyarakat menjadi fokus dalam pembangunan program TJSL. Dalam hal ini, aspek terukur dari dampak program baik secara kualitas maupun kuantitas menjadi krusial,” jelasnya.
Peresmian program kolaboratif BUMN Teman Tersenyum juga dihadiri oleh Pejabat Bupati Temanggung, C. Masrik Amin Zuhdi. Dia berharap program ini memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Temanggung.
Penanggung Jawab Program BUMN Teman Bersenyum, Rully Yusuf mengharapkan adanya partisipasi masyarakat agar dampak positif yang diharapkan menjadi kenyataan. “Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen BUMN terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Ali Mulyono kembali memaparkan, sebagai BUMN yang bergerak di bidang layanan kepelabuhanan, Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung sektor usaha kecil dan menengah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Dalam konteks ini, kami mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) khususnya poin ke-8, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak. Semua program TJSL Pelindo mengacu pada tiga prioritas, yakni bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan sekitar,” katanya. (Z-8)
IDSurvey bersama tiga entitas usahanya, yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia, berpartisipasi dari tahun ke tahun dalam Program Mudik Bersama BUMN.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan lahan milik badan usaha milik negara (BUMN) tidak boleh diperlakukan sebagai komoditas komersial.
Adapun desain logo baru tersebut terinspirasi dari garis kontur topografi yang melambangkan hubungan erat perseroan dengan alam.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menempatkan utusan khusus presiden di seluruh BUMN untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap pengelolaan aset negara.
Prabowo lanjut mengumumkan dirinya telah menerima laporan return on asset BUMN-BUMN di bawah naungan Danantara dalam periode setahun terakhir naik hingga lebih dari 300%.
Menurutnya, secara teori manajemen pun tidak ada sistem yang mampu mengelola jumlah entitas sebesar itu dalam satu kendali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved