Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJUALAN bahan bakar minyak (BBM) eceran atau pom mini merupakan usaha liar yang sangat berbahaya. Karena itu, masyarakat diimbau tidak membeli BBM di pom mini.
Pengamat migas Harry Poernomo menyampaikan beberapa kasus terbakar dan meledaknya pom mini merupakan konsekuensi usaha ilegal yang tidak sesuai dengan standar keselamatan.
Lantaran sangat membahayakan warga sekitar, masyarakat diimbau untuk menghindari pembelian di pom mini.
Baca juga : Hapus Subsidi BBM dan LPG, Prabowo-Gibran Disebut Bangkrutkan UMKM
Pernyataan Harry tersebut terkait meledaknya satu unit pom mini di Sumedang, Jawa Barat, yang viral akhir-akhir ini.
Menurut Harry, pom mini tidak memiliki izin, menyalahi aturan, dan tidak memiliki standar keselamatan.
“Itu ibaratnya lapak kaki lima, liar, dan tidak ada pembinaan. Tidak ada aturan keselamatan kerja yang formal dari instansi pemerintah. Makanya, unsur-unsur keselamatan kerja tidak terpenuhi,” ujar Harry, di Jakarta, Kamis (19/10).
Baca juga : Pemprov Jateng Usulkan Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Itu sebabnya, dia melanjutkan, jika terjadi kebakaran pada pom mini, menjadi tanggung jawab sepenuhnya pemilik usaha. Alasannya, usaha itu ilegal dan tidak ada lembaga yang membina dan bertanggung jawab.
Hal senada diungkapkan Direktur Center for Energy Policy M Kholid Syeirazi. Menurut dia, usaha pom mini sangat berbahaya dan tidak memiliki standar keamanan.
Terkait kasus ledakan di pom mini di Sumedang, Kholid bahkan meminta aparat berwenang untuk mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk cara pemilik pom mini bisa memperoleh Pertalite yang akan diperjualbelikan, dan kemudian menjadi penyebab kebakaran.
Baca juga : ESDM Minta Pertamina Jaga Kuota Solar Supaya Tak Langka
Alasannya, pengusaha terkait diduga melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas. “Makanya, harus diusut tuntas,” tegas Kholid.
Sebelumnya, Kapolsek Tanjungkerta Sumedang AKP Sukardi menyampaikan berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran itu diduga akibat korsleting mesin pompa BBM. Kebakaran terjadi saat korban memindahkan BBM jenis Pertalite dari mobil Kijang ke jeriken.
Peristiwa yang terjadi pada 17 Oktober 2023 tersebut, selain menyebabkan korban luka bakar, juga menghanguskan empat ruko, dan tiga kendaraan bermotor. (RO/S-2)
PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi BBM akan meningkat sebesar 7,6% pada arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/26.
PENGAMAT energi, Sofyano Zakaria meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap praktik penimbunan BBM yang terjadi di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra dan Aceh.
PERTAMINA Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara mulai memulihkan operasional puluhan SPBU yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumut.
SEJUMLAH pakar menilai langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan uji coba selama delapan bulan terhadap bahan bakar alternatif Bobibos sudah tepat.
DIREKTUR Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowaputra menegaskan campuran etanol 10% (E10) untuk bahan bakar minyak (BBM)mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap fosil
GURU Besar Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Prof Wardana mengungkapkan bahwa riset penggunaan etanol sebagai campuran BBM sudah dimulai UB sejak tahun 1980-an.
Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh.
Peningkatan penjualan eceran pada Desember 2024 terutama bersumber dari kelompok suku cadang dan aksesori, serta makanan, minuman, dan tembakau.
Anggota Komisi VI DPR RI, Luluk Nur Hamidah, mengkritik Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 yang mengatur larangan penjualan rokok secara eceran per batang.
KINERJA penjualan eceran pada Juni 2024 diprakirakan meningkat. Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2024 yang mencapai 232,8 atau secara tahunan tumbuh 4,4%.
KINERJA penjualan eceran pada April 2024 diprakirakan melanjutkan pertumbuhan, baik secara tahunan maupun bulanan. Hal tersebut tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2024
Secara volume dan kontribusi model, penjualan ritel Daihatsu hingga Februari 2024 tetap didominasi oleh top 3 model, yaitu Astra Daihatsu Sigra, Gran Max Pick Up dan Terios.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved