Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan kebocoran devisa dari segmen wisata kesehatan atau health tourism perlu diantisipasi dengan menyediakan layanan kesehatan yang mumpuni di Tanah Air.
Menurutnya, selama ini wisatawan nusantara telah menghabiskan hingga US$11 miliar atau sekitar Rp172 triliun (kurs Rp15.721) untuk berwisata kesehatan dan melakukan pengobatan di luar negeri.
"Saat kondisi pandemi, total devisa yang dibelanjakan 600 ribu masyarakat Indonesia mencapai US$11 miliar. Kita perlu antisipasi agar potensi ini tidak keluar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (11/10).
Baca juga: ndonesia Terima Dokumen Acuan Pariwisata Ramah Lingkungan
Sandiaga melihat ada perubahan tren berwisata di mana kesehatan dan kebugaran, kebersihan, serta keberlangsungan lingkungan yang berlanjut dianggap menjadi esensi penting bagi wisatawan. Alhasil, pariwisata kesehatan menjadi daya tarik yang potensial di Indonesia.
Untuk antisipasi masalah potensi kebocoran devisa tersebut, Menparekraf menyatakan telah meneken sejumlah nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Misalnya, sejak 2022, kedua pihak memiliki surat keputusan bersama (SKB) antar dua kementerian tentang pedoman penyelenggaraan wisata kesehatan Indonesia.
Baca juga: Barang Kiriman PMI bakal Dibebaskan dari Bea Masuk
Lalu, Kemenparekraf mendukung pemerintah daerah untuk mengembangkan fasilitas kesehatan agar banyak masyarakat yang mau berobat di Tanah Air.
Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution menjelaskan wilayahnya telah mengembangkan fasilitas kesehatan, namun belum sepenuhnya mampu menarik minat masyarakat berobat karena memilih pergi ke negara tetangga. Hal itu, kata Bobby, membuat Kota Medan kehilangan potensi pemasukan hingga Rp6 triliun.
"Sumatera Utara itu peringkat kedua di Pulau Sumatera yang masyarakatnya paling banyak pergi ke Malaysia dan Singapura, setelah Kepulauan Riau, sekitar 200 ribu orang. Kalau dihitung secara ekonomi lebih dari Rp6 triliun potential lost di Kota Medan karena berobat ke luar negeri,” jelasnya. (Ins/Z-7)
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) menggelar bazar sembako murah serba Rp10.000 untuk meringankan beban warga terdampak bencana di Sumatra Barat.
ISFEX 2025 siap digelar di ICE BSD City pada 6–9 November. Pameran fasilitas olahraga terbesar ini hadirkan inovasi, kolaborasi, dan tren global terkini.
Program Semesta AI sendiri merupakan program antara Lintasarta, NVIDIA, dan KUMPUL yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis AI sesuai kebutuhan industri nasional.
Para pecinta film animasi anak-anak di Indonesia tengah menantikan kehadiran film animasi terbaru yang menjanjikan kisah penuh kehangatan, kegembiraan, serta nilai persahabatan.
Kerja sama kemitraan co-branding Wonderful Indonesia menginisiasi berbagai program seperti Wonderful Indonesia Berkah, School Break di 4 kota, dan Pesona Promo Merdeka.
Namun, diakui Neil, bahwa sektor ekonomi kreatif masih tergolong baru di Indonesia.
Kementerian Perhubungan menyebut ada 287 bandar udara (bandara) di Indonesia pada 2021, namun tidak semuanya aktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved