Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) akan melakukan kolaborasi lintas sektor dengan sejumlah pihak untuk memperkuat industri mebel.
Ketua ASMINDO Dedy Rochimat mengungkapkan, kolaborasi menjadi hal yang sangat penting untuk merespon kritikan Presiden Joko Widodo tentang kinerja industri mebel nasional yang masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga.
“Indonesia tidak kekurangan bahan baku untuk industri mebel. Sebab, sumber daya alam berupa hutan produktif ada sekitar 70 juta hektare. Lalu kenapa kita tertinggal dari Malaysia dan Vietnam? Karena itu, industri mebel harus melakukan kolaborasi dengan banyak pihak untuk bisa meningkatkan kinerja,” kata Dedy dalam acara nota kesepahaman UKM Merdeka antara ASMINDO dengan 8 institusi di ICE BSD, Banten, Minggu (17/9).
Baca juga : Vivere Group Rilis 51 Motif Baru HPL
Menurut Dedy, ASMINDO akan memanfaatkan pasar Asia Tenggara yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 660 juta jiwa. Menurut dia, ASMINDO akan menjalin kerja sama dengan asosiasi furniture di sana untuk memperbanyak penjualan produk mebel Indonesia.
Industri furnitur nasional turut mengalami dampak melemahnya pasar global akibat situasi geopolitik yang terjadi karena perang Rusia dan Ukraina. Inflasi yang disebabkan oleh kondisi resesi menyebabkan turunnya daya beli konsumen di negara-negara importir yang terdampak perang tersebut, terutama negara-negara kawasan Eropa dan Amerika Serikat.
Baca juga : Presiden: Industri Mebel Lokal Harus Cari Mitra dari Luar Negeri
Tahun lalu, pasar furniture dunia mencatat pendapatan sebesar US$695 miliar secara global dan diprediksi dapat meningkat hingga US$766 miliar pada akhir 2023. Indonesia baru mencatatkan pendapatan sebesar US$2,8 miliar dollar AS yang berada pada peringkat 17 secara global dan peringkat empat regional Asia–di bawah Tiongkok, Vietnam, dan Malaysia.
Dedy menjelaskan, nota kesepahaman UKM Merdeka antara ASMINDO dengan delapan institusi antara lain Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Universitas Tarumanegara dan PT Katadata Indonesia merupakan sebagai upaya untuk membantu UKM di sektor mebel untuk bisa naik kelas.
“Saat ini, 98 persen pengusaha mebel adalah UKM, hanya 2 persen saja yang masuk skala besar. Karena itu, kami perlu bantuan dari banyak pihak seperti dari praktisi, akademisi dan juga media untuk bisa membuat UKM di industri mebel ini bisa naik kelas. Seperti wejangan yang disampaikan Presiden Jokowi saat membuka pameran IFFINA 2023, UKM mebel harus bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri dan juga meningkatkan jumlah ekspor secara signifikan,” jelas Dedy.
Dedy menambahkan, ASMINDO juga akan berkolaborasi dengan PT Katadata Indonesia untuk memperkuat data tentang permasalahan yang dihadapi industri mebel nasional saat ini serta potensi yang bisa dimaksimalkan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah.
“Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu UMKM anggota ASMINDO mengembangkan potensi bisnis melalui pengolahan data dan informasi serta aktifitas yang diharapkan mampu untuk pengembangan perusahaan dan perluasan pasar,” jelas Dedy.
CEO Katadata Metta Dharmasaputra menambahkan, Katadata sebagai perusahaan media berbasis data mendukung penuh upaya ASMINDO untuk terus meningkatkan kinerja industri mebel nasional.
“Sebagai perusahaan media berbasis data dan riset, Katadata melalui Katadata Insight Center bisa memberikan masukan kepada ASMINDO terkait kebijakan apa yang harus diambil berdasarkan data. Karena, saat ini tidak bisa lagi sebuah kebijakan diambil hanya berdasarkan intuisi tapi semua harus berdasarkan data yang valid,” kata Metta.
Metta menambahkan, nota kesepahaman yang dilakukan antara ASMINDO dengan Katadata diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor yang tujuan utamanya memajukan perekonomian Indonesia, khususnya sektor mebel nasional.
Deputi bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba mengatakan, kolaborasi antara ASMINDO dengan praktisi, akademisi dan media diharapkan bisa menjawab arahan Presiden bahwa industri mebel perlu meningkatkan ekspor dan caranya meningkatkan kerja sama dengan pihak lain.
“Sebelum kerja sama tentu harus diperkuat ekosistem ke dalam, tentu kami berharap kolaborasi ini jadi salah satu cara untuk wujudkan harapan Presiden. Peluang industri ini masih besar karena pasar industri mebel juga masih luas,” ungkap Hanung. (Z-5)
Dari villa eksklusif di Bali hingga apartemen mewah di Eropa, brand Zimmer Indonesia telah menjadi pilihan utama untuk berbagai proyek hospitality kelas dunia.
DALAM dunia hospitality, kenyamanan bukan sekadar fasilitas tapi pengalaman yang dirasakan sejak pertama kali tamu melangkah masuk.
Furniture buatan Zimmer telah menjadi bagian dari ruang-ruang hospitality di berbagai belahan dunia. Zimmer hadir sebagai simbol estetika tropis yang berkelas dan tahan lama.
Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025 kembali mencatat kesuksesan dengan total transaksi on-the-spot mencapai US$350 juta.
RAMADAN adalah momen istimewa untuk berkumpul bersama keluarga di rumah, menjadikannya waktu yang tepat untuk menyegarkan suasana dengan interior baru yang lebih nyaman dan fungsional.
IFEX 2025 kembali digelar pada 6-9 Maret 2025 di JIExpo, Kemayoran, untuk merayakan satu dekade kontribusi dalam memajukan industri mebel dan kerajinan Indonesia.
Beberapa bentuk kegiatan strategis itu mencakup seminar, workshop, dan kelas kolaboratif yang menampilkan praktisi industri dan akademisi kedua institusi.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) menjalin kolaborasi dalam mendukung program Pemerintah
PT Pos Properti Indonesia menandatangani Berita Acara Kesepakatan dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE, IDX: WIFI).
Berdasarkan data dan analisis BMKG, Kepulauan Meranti dikategorikan sebagai daerah dengan kerawanan tinggi. Ancaman utama yang diwaspadai meliputi banjir rob, angin kencang, dan lainnya
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyambut baik masukan dari Kemenag.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved