Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK usaha BUMN dinilai mesti dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) dalam negeri. Hal tersebut merespons penunjukan Direktur Utama Telkomsigma yang berasal dari Malaysia. Anak usaha PT Telkom Indonesia itu harusnya dipimpin profesional dari Indonesia.
"Dalam mengelola anak perusahaan BUMN seperti Telkomsigma, seharusnya kita mempertimbangkan lebih lanjut potensi sumber daya manusia lokal yang berkompeten dan memiliki pemahaman mendalam tentang pasar Indonesia," kata Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira, Rabu (13/9).
Menurut dia, Indonesia memiliki banyak SDM dengan keahlian dan kualifikasi yang mumpuni. Di sisi lain, Anggawira mengutip peraturan menteri terkait persyaratan, tata cara pengangkatan, dan pemberhentian anggota direksi badan usaha milik negara.
Baca juga: Bangun Smart City Perlu Didukung Infrastruktur, Tata Kelola, dan SDM Handal
Dia mengatakan peraturan itu mengamanatkan pengelolaan anak usaha BUMN oleh SDM dari Indonesia. Sehingga, penunjukan pihak asing untuk memimpin Telkomsigma mesti menjadi bahan evaluasi.
"Saya rasa meskipun kerja sama lintas negara adalah hal yang penting, namun dalam konteks pengelolaan perusahaan-perusahaan milik negara, kompetensi lokal seharusnya diutamakan," ungkap Anggawira.
Baca juga: Ingin Jadi Institusi Kelas Dunia, BMKG Kirim SDM Belajar ke Luar Negeri
Pihaknya mengajak para pemangku kepentingan mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak. Hal tersebut dibutuhkan untuk memastikan pengelolaan perusahaan anak tetap berada pada koridor yang sesuai dengan kepentingan nasional dan potensi SDM Indonesia.
Ke depan, Hipmi berharap diskursus soal kepemimpinan anak usaha BUMN dapat memicu usaha bersama. Khususnya, memperkuat penggunaan SDM lokal dalam pengelolaan perusahaan-perusahaan BUMN. (Medcom/Z-6)
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved