Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLUSI udara memiliki dampak negatif yang sangat membahayakan kesehatan. Kini kualitas udara yang jelek menjadi sorotan umat manusia. Oleh karena itu, Premier Qualitas Indonesia bersama anak perusahaannya PT Bukit Sukses Bersama (BSB) memperkenalkan proyek ke-25 Premier Promenade yang berupaya mengurangi polusi udara.
Hunian di selatan Jakarta tepatnya di Sawangan itu berkonsep hijau dan berkualitas premium yang memiliki ruang terbuka hijau, taman-taman yang asri, dan bangunan berkualitas premium. Presiden Direktur PT Premier Qualitas Indonesia David Partono mengatakan bahwa Premier Promenade dibangun di atas lahan seluas 19 hektare akan mempersiapkan lebih dari 50% dari total luas lahan untuk fasilitas bersama, termasuk ruang terbuka hijau dan taman-taman yang asri. Dengan demikian, penghuninya mendapatkan kualitas udara dan kualitas hidup yang jauh lebih baik.
"Lahan yang kami jual hanya sekitar 45% sedangkan di tempat lain biasanya 60%. Sisanya taman dan ruang terbuka hijau. Jadi kami menyediakan tanaman yang banyak untuk mengurangi polusi udara di hunian Premiere Promenade," ungkap David, Depok, Kamis (7/9/2023).
Baca juga: IHSG Jatuh ke Zona Merah saat Pembukaan Pagi Ini
Premier Promenade memiliki fasilitas yang lengkap mulai dari green spine sepanjang kurang lebih 200 meter dan ruang olahraga terbuka yang dapat meningkatkan kualitas hidup dari para penghuninya. Direktur Proyek Premier Promenade Benoit Giroux menambahkan, pihaknya juga melengkapi hunian dengan Club House bersama fasilitas lengkap dan hanya memiliki satu pintu gerbang untuk masuk dan keluar sehingga keamanannya lebih terjamin.
Letak Premier Promenade tidak terlalu jauh dari kota Jakarta sehingga memiliki akses yang mudah. Hanya sekitar 10 menit dari Citos. Ini karena hunian hanya sekitar satu kilometer dari pintu tol. Yang terpenting, rumah sudah dapat langsung dihuni pada awal 2024. Artinya, perusahaan sekarang tengah membangun rumah meski belum ada yang membeli. Ini tidak seperti pengembang lain yang mendirikan hunian setelah ada pembeli.
Baca juga: Emas Antam Hari Ini Turun Rp5.000
Premier Promenade akan meluncurkan klaster pertama dengan empat tipe unit mulai dari ukuran 6x12 meter hingga ukuran 9x12 meter. Tahap pertama, perusahaan merilis 65 unit. Harganya mulai Rp1,6 miliar sampai Rp2,4 miliar. (RO/Z-2)
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved