Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September menjadi momen yang ditunggu jajaran manajemen dan direksi PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN).
Mereka turun langsung melayani nasabah serta mengambil peran dalam menjelaskan produk dan program pemberdayaan.
Juga, mendampingi nasabah saat akad kredit di berbagai cabang Bank BTPN di Indonesia, membagikan tangkai mawar hidup dan cokelat kepada nasabah, hingga mengunjungi sejumlah nasabah Bank BTPN di Indonesia.
Baca juga: Indosat Angkat Tema Ketulusan Tanpa Akhir di Hari Pelanggan Nasional
“Segenap insan Bank BTPN ikut turun langsung melayani nasabah sebagai bentuk apresiasi dan komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah yang mempercayakan kami sebagai bank pilihan utama yang dapat memberikan perubahan," ujar Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar, melalui siaran persnya, Rabu (6/9).
Aktivitas Bank BTPN pada Hari Pelanggan Nasional ini juga dihadiri pejabat dari mitra yaitu PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero).
Bank BTPN menghadirkan program pemberdayaan seperti layanan kesehatan bagi nasabah, khususnya nasabah purnabakti, yang meliputi pemeriksaan kesehatan dasar dan konsultasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
"Ada juga webinar bertemakan Infeksi paru/pneumonia pada lansia, dan nasabah bisa bertanya langsung pada dokter spesialis geriatri (lansia) yang jadi narasumber," jelas Henoch.
Selain itu, Bank BTPN menyelenggarakan Pekan Purnabakti, kegiatan yang dapat diikuti nasabah pensiun Bank BTPN untuk berekspresi meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan pada masa pensiun.
Layanan kesehatan bagi para nasabah merupakan bagian dari program Daya yang bertujuan meningkatkan kapasitas nasabah secara berkelanjutan dengan memberikan kesempatan tumbuh dan hidup yang lebih berarti.
Mereka menyediakan layanan kesehatan rutin secara luring pada hari kerja pertama setiap bulannya di tujuh kantor wilayah yaitu Gorontalo, Bandung, Surabaya, Semarang, Tangerang, Medan, dan Jakarta.
Baca juga: Hari Pelanggan Nasional, Direksi Pertamina Patra Niaga Sapa Langsung Konsumen di SPBU
Adapun Jenius, life finance solution bagi para nasabah digital savvy Bank BTPN, juga mengapresiasi penggunanya pada Hari Pelanggan Nasional melalui beberapa penawaran menarik.
Di antaranya, promo top up e-money di e-Wallet Center pada aplikasi Jenius minimal Rp200 ribu dapat cashback Rp50 ribu, serta potongan 70% maksimal Rp14 ribu untuk pembelian Kopi Kenangan Mantan menggunakan Jenius Pay pada aplikasi Kopi Kenangan.
“Memasuki tahun ke-7, Jenius jadi salah satu pionir layanan perbankan digital di Tanah Air dan terus tumbuh dengan inovasi lewat fitur dan teknologi yang berakar dari keinginan penggunaanya dalam mengelola hidup dan mengatur keuangan lebih baik lagi,” tutup Henoch. (RO/S-2)
Menyambut akhir tahun 2025, bank bjb kembali menghadirkan program promosi spesial bertajuk bjb Boom SurePrize.
Kampanye #PlayMyWay dilakukan sepanjang 2025 dengan berbagai aktivitas yang merangkul berbagai pihak untuk menghadirkan pengalaman autentik.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
Bank Woori Saudara (BWS) perkuat inovasi digital dengan fitur cross-border cardless withdrawal dan mobile banking, meningkatkan layanan transaksi nasabah.
Dalam memberdayakan masyarakat inklusi, bank yang didirikan pada 2010 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN ini juga membuka kesempatan kepada semua terlibat menjadi manfaat bagi semua umat.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved