Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP tahun, hasil investasi PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) lebih tinggi sekitar 20% dari hasil investasi rata-rata industri sejenis. Hal ini membuktikan bahwa Taspen mengelola dana ASN dan pensiunan secara prudent dengan tata kelola perusahaan yang baik, sehingga investasi aman dan likuid.
Direktur Utama Taspen ANS Kosasih mengatakan perusahaan senantiasa menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) dengan berpedoman pada aturan-aturan yang ditetapkan oleh lembaga yang berwenang dalam pengelolaan dana investasi dan operasional perusahaan. Atas kinerja ini juga telah dilakukan audit secara periodik. "Bahkan, berdasarkan hasil audit auditor pemerintah selama 5 tahun terakhir, tidak ada temuan material terkait investasi maupun operasional," ujar Kosasih dalam keterangan tertulis, Senin (21/8/2023).
Taspen selalu menjunjung tinggi prinsip-prinsip kepatuhan, kehati-hatian, dan transparansi dalam berinvestasi dan melakukan operasional perusahaan. Perusahaan berusaha maksimal untuk selalu amanah dan berhati-hati dalam mengelola dana pensiun ASN yang dipercayakan. Saat ini, portofolio investasi Taspen sebagian besar terdiri dari obligasi negara, obligasi syariah negara, dan deposito di bank BUMN sebesar 72%. Sisanya sekitar 22% tersebar pada penyertaan anak usaha, obligasi korporasi, dan reksa dana yang terdaftar di OJK. Sedangkan untuk saham, penempatan investasi kurang dari 5% dan sebagian besar ialah saham BUMN dan blue chip.
Baca juga: Sukuk untuk Pembiayaan Tapera Diluncurkan
Auditor pemerintah mengaudit kinerja investasi dan operasional Taspen setiap tahun dengan hasil predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Berdasarkan hasil audit dari 2018 sampai dengan 2022, Taspen mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Kantor akuntan publik (KAP) mengaudit kinerja Taspen secara profesional dan independen dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Di samping itu, hasil audit dari pihak yang berwenang menyatakan bahwa seluruh dana dikelola secara prudent dan mematuhi GCG serta seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
"Dalam pelaksanaan investasi dan pengelolaan seluruh program, kami wajib dan taat mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan serta selalu memberikan laporan pengelolaan dana investasi kepada Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara periodik. Taspen melaksanakan program-program dengan prudent dan sesuai GCG, agar ASN bisa menikmati hari tua dengan tenang dan nyaman," kata Kosasih.
Baca juga: Tiongkok Pangkas Suku Bunga Acuan untuk Perkuat Ekonomi
Dengan pengalaman yang sudah terbukti dalam memberikan pelayanan bagi ASN selama 60 tahun terakhir, Taspen juga terus berupaya mendekatkan diri dengan peserta melalui 57 kantor cabang, 44 mitra bayar, dan lebih dari 60.000 titik layanan. Tercatat, saat ini Taspen melayani 3,72 juta peserta aktif dan 3,03 juta peserta pensiun yang tersebar di seluruh Indonesia. (Z-2)
Pensiunan harus menjaga keamanan data pribadi dan tidak memberikan informasi penting kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Penyaluran THR bagi pensiunan pada 2026 tercatat sudah mencapai 97%. Adapun, jumlah penerima manfaat secara keseluruhan adalah 3,2 juta orang dengan total nilai Rp9,7 triliun.
PT TASPEN (Persero) resmi menyalurkan THR 2026 mulai 5 Maret kepada 3,23 juta pensiunan. Cek komponen, aturan penerima ganda, dan jadwal lengkapnya di sini.
THR Pensiun 2026 diperkirakan cair mulai 6 Maret 2026. Cek jadwal resmi Taspen & Asabri, komponen gaji, serta syarat pencairan di sini.
Pengangkatan Billy merupakan bagian komitmen PT Taspen dalam menghadirkan kepemimpinan profesional dengan pengalaman internasional dan lintas sektor.
KPK tidak mungkin menyimpan uang dalam jumlah besar di Gedung Merah Putih KPK atau di Gedung Rupbasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved