Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG HUT RI ke-78, Presiden Jokowi hadir dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2023 yang diselenggarakan dalam satu rangkaian dengan Sidang Bersama DPR dan DPD, pada Rabu (16/8).
Presiden menyampaikan pidato kenegaraan sekaligus penyampaian Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2024 dan nota keuangannya dalam momen itu.
"Tentu APBN 2024 dinantikan oleh pasar sehubungan arah kebijakan pemerintah di tahun depan dan juga merupakan tahun terakhir APBN di periode pemerintahan Joko Widodo," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Rabu (16/8).
Pasar berharap RAPBN 2024 adalah APBN terakhir yang masih linear dalam mendukung program kerja Kabinet Indonesia di akhir periode jabatannya nanti ini.
Baca juga: Presiden Kenakan Pakaian Adat asal Tanimbar, Maluku, di Sidang Tahunan MPR 2023
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sejumlah arahan yang disampaikan Jokowi dalam rapat RAPBN 2024, di antaranya meminta jajaran menteri supaya berbagai program pembangunan prioritas nasional diselesaikan dengan baik dan tuntas.
Jokowi juga meminta jajaran pembantunya untuk mewaspadai perkembangan geopolitik, perubahan iklim, danancaman El Nino yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan.
Baca juga: Konsumsi Rumah Tangga Dorong Kinerja APBN
Tidak hanya itu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program reformasi pendidikan dan kesehatan dan jaring pengaman sosial yang tepat dan kuat juga merupakan salah satu fokus saat ini.
Termasuk peningkatan skill atau kemampuan dan kompetensi para pekerja termasuk Pekerja Migran Indonesia sehingga mampu bekerja yang berkualitas dengan jaminan penghasilan dan keselamatan dan keamanan yang baik.
Selanjutnya pemerintah akan terus memanfaatkan APBN sebagai instrumen pemulihan ekonomi yang penting dan terus mendukung pembangunan seluruh pelosok Indonesia dan perbaikan kesejahteraan rakyat. (Z-6)
Rerie, sapaan akrab Lestari berharap, di tengah tantangan global itu, Indonesia mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi
Dalam RUU APBN TA 2024, DPR melalui Banggar DPR dan pemerintah Indonesia sepakat menyatakan bahwa total belanja negara sebesar Rp3.325,1 triliun.
Dalam rapat kerja tersebut disepakati, target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen secara tahunan (yoy) pada 2024, tingkat inflasi dipatok sebesar 2,8 persen (yoy).
Peningkatan anggaran pendidikan harus berdampak signifikan pada capaian target sektor pendidikan yang telah ditetapkan agar peningkatan kualitas SDM bisa tercapai.
Krisis multidimensi pada perekonomian global akibat covid-19 di 2020-2022 lalu juga menjadi salah satu faktor penghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
APBN 2024 menjadi anggaran terakhir yang akan dijalankan pemerintahan saat ini, sebelum nantinya terjadi peralihan kepemimpinan nasional pada bulan Oktober 2024 nanti.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved