Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1,33 juta ton beras diimpor Indonesia dalam periode Januari-Juli 2023 dengan total nilai mencapai US$715,9 juta. Mayoritas beras tersebut didatangkan dari Thailand, Vietnam, dan India.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, total impor tersebut termasuk dengan impor beras khusus. Jika dipisahkan, impor beras selain beras khusus tercatat sebanyak 1,17 juta ton.
Baca juga: BPS: Ekspor Juli 2023 Naik Tipis 1,36% Jadi US$20,60 Miliar
"Impor beras selain beras khusus dengan kode HS 10063099 selama Januari-Juli 2023 berdasarkan catatan BPS mencapai 1,17 juta ton atau nilainya US$627,2 juta," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (15/8). Impor itu banyak didatangkan dari Thailand dan Vietnam dengan masing-masing pangsa impor 50,56% dan 46,33%.
Adapun dari total keseluruhan impor beras selama tujuh bulan di tahun ini, BPS mencatat ada kenaikan volume impor beras pecah HS 10064090 secara bulanan sebesar 52,24%. Sedangkan secara kumulatif, kenaikan impor beras pecah tercatat 3,46% dari periode yang sama di 2022.
Baca juga: Ekspor Batu Bara dan Sawit Turun pada Juli 2023, Besi Baja Kinclong
"Kalau dilihat harganya, secara bulanan, harga impor beras pecah turun 4,34%. Namun kalau lihat secara kumulatif, rerata harga beras pecah impor naik 19,89%," pungkas Amalia. (Z-2)
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved