Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN Meksiko, terbesar kedua di Amerika Latin, tumbuh sebesar 3,6% pada kuartal kedua 2023 dari periode tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, produk domestik bruto (PDB) meningkat sebesar 0,9% didorong oleh pertumbuhan jasa.
"Pada paruh pertama 2003, PDB juga tumbuh 3,6% tahun-ke-tahun," kata badan statistik nasional INEGI dalam laporannya, Senin (31/7). "Kami baik-baik saja," kata Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menanggapi angka tersebut.
Ekonomi Meksiko tumbuh sebesar 3,1% pada 2022 dan 5% pada 2021 yang bangkit kembali dari kemerosotan terburuk dalam beberapa dekade akibat pandemi virus korona.
Baca juga: Sri Lanka yang Dilanda Krisis Catat Inflasi Merosot Tajam
Perekonomian masih memiliki potensi lebih besar untuk pulih, menurut Gabriela Siller, kepala analisis ekonomi untuk grup keuangan Banco BASE. "Meksiko telah menunjukkan pertumbuhan yang baik dalam beberapa kuartal terakhir, tetapi dibandingkan dengan tingkat prapandemi, ekspansi PDB rendah dibandingkan dengan negara lain," katanya.
Meksiko berharap mendapatkan keuntungan dari tren nearshoring dari perusahaan AS seperti pembuat mobil listrik Tesla yang memindahkan produksinya lebih dekat ke rumah daripada Asia. Bank sentral, yang telah menaikkan suku bunga acuannya ke rekor tertinggi 11,25% untuk mengatasi inflasi, memperkirakan pertumbuhan PDB sebesar 2,3% untuk 2023.
Baca juga: Tiongkok Umumkan Terobosan Perkuat Konsumsi karena Ekonomi Melambat
The Competitive Intelligence Unit, perusahaan konsultan khusus di kawasan Amerika Latin, mengatakan meskipun pertumbuhan kuartal kedua lebih baik dari yang diharapkan, mungkin masih ada bahaya di depan. Risiko prospek termasuk suku bunga tinggi dan kemungkinan persistensinya yang mengurangi insentif untuk berinvestasi dan mengonsumsi barang dalam jangka pendek. (AFP/Z-2)
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta mencatatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Inflasi NTT tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,39 persen (yoy) mencerminkan stabilitas harga yang terjaga.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved