Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN Hong Kong berkembang sebesar 1,5% pada kuartal kedua. Ini menunjukkan pertumbuhan yang melambat setelah awal tahun yang kuat.
Sebagian besar ekonomi Hong Kong hancur pada 2022 ketika pemerintah bergulat dengan gelombang covid-19 yang mematikan dengan memberlakukan pembatasan perjalanan dan melarang pertemuan besar di sekitar kota. Setelah dibuka kembali, ekonomi bangkit kembali pada kuartal pertama tumbuh sebesar 2,7% tahun ini.
Namun, "Momentum melunak di belakang rebound kuat pada kuartal sebelumnya," kata seorang juru bicara pemerintah, Senin (31/7), dalam suatu pernyataan.
Baca juga: Ekonomi Zona Euro Bangkit karena Inflasi Melambat
Impor dan ekspor membukukan penurunan dua digit selama periode tersebut, turun masing-masing sebesar 16,1% dan 15,3%. Pengeluaran rumah tangga swasta tumbuh sebesar 8,5%, turun dari kenaikan 13% pada kuartal terakhir.
Menteri Keuangan Paul Chan memperingatkan dalam suatu blog yang di-posting pada Minggu bahwa ekonomi Hong Kong mungkin sedikit lebih lambat dibandingkan tiga bulan sebelumnya.
Baca juga: Iran Tuntut Hak Ladang Gas Sengketa dengan Kuwait dan Saudi
Dia menghubungkan perlambatan pengeluaran rumah tangga dengan perubahan kebiasaan konsumen setelah tiga tahun hidup di tengah pandemi, tetapi mengatakan ekonomi masih berada di jalur yang membaik. "Ke depan, pariwisata masuk dan konsumsi swasta akan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di sisa tahun ini," kata juru bicara pemerintah.
"Situasi dan prospek ekonomi yang membaik harus menjadi pertanda baik untuk permintaan domestik, meskipun kondisi keuangan yang ketat dapat menjadi kendala." Hong Kong memasuki resesi yang dalam pada 2019 dan 2020 setelah bekas jajahan Inggris itu diguncang oleh protes prodemokrasi dan dimulainya pandemi.
Kota ini menemukan jeda singkat pada 2021, karena kontrol covid-19 yang ketat sebagian besar membuatnya bebas virus. Ekonominya pulih sebesar 6,4%, keuntungan yang kemudian terhapus oleh wabah pada 2022. (AFP/Z-2)
Harga cabai merah kriting saat ini juga mengalami kenaikan hingga Rp56 ribu per kg dan harga cabai merah besar mengalami kenaikan Rp50 ribu per kg.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Taipan media Jimmy Lai dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan keamanan nasional. Dunia internasional kini menanti langkah Donald Trump.
Pada gim pembuka, mereka terus berada di bawah tekanan pasangan Hong Kong hingga tertinggal 9-11 pada interval.
Pemerintah Tiongkok menjadikan Pulau Hainan sebagai kawasan perdagangan bebas terbesar dengan proyek senilai Rp1.800 triliun yang disebut sebagai Hong Kong baru. Investor menyambut positif
PEMERINTAH Tiongkok resmi membuka ekonominya dengan membangun Pulau Hainan sebagai kawasan perdagangan bebas terbesar. Proyek senilai US$113 miliar atau disebut Hong Kong baru
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong mengonfirmasi bahwa 129 warga negara Indonesia (WNI) berhasil selamat dari peristiwa kebakaran.
Otoritas Hong Kong memerintahkan pelepasan jaring scaffolding setelah kebakaran di Wang Fuk Court menewaskan 159 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved