Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Bibit.id, aplikasi investasi digital terdepan di Indonesia, mengumumkan kolaborasi terkininya dengan Hijack Sandals, sebuah brand asal Indonesia yang didirikan pada 2010 silam.
Kolaborasi Bibit x Hijack ditandai dengan peluncuran koleksi terbatas berupa sandal yang diberi nama Vestio.
Menurut Head of Digital Marketing Bibit, Angie Anandita Tjhatra, Vestio berasal dari kata dalam bahasa Latin “Vest” yang artinya adalah berpakaian. Seiring waktu, definisi kata ini mengalami pengembangan makna menjadi “memberikan seseorang kekuatan untuk melakukan sesuatu”.
Dari sinilah, Vestio mewakili pesan bahwa siapapun berhak untuk berinvestasi dengan benar dalam rangka mencapai tujuan-tujuan keuangan mereka, baik di masa kini maupun di masa depan.
“Ini adalah kesekian kalinya Bibit berkolaborasi dengan brand dan komunitas gaya hidup dan kebudayaan. Fashion adalah sebuah bahasa yang mudah dimengerti oleh banyak orang, dan bagi kami ini merupakan sebuah gerakan bersama untuk mengajak pemuda-pemudi Indonesia agar menjadikan investasi sebagai bagian dari kebiasaan atau gaya hidup sehari-hari mereka,” jelas Angie.
Senada dengan Angie, Co-Founder Hijack Sandals, Zaky Gufron, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Bibit merupakan bentuk keyakinan bahwa investasi dan gaya hidup, dalam hal ini fashion, merupakan dua hal penting dalam hidup yang dapat berjalan beriringan.
“Hijack Sandals sadar kalo ada banyak orang yang belum melihat fashion sebagai investasi dan melalui kolaborasi ini, kami ingin ikut membantu untuk membangun perspektif bahwa investasi dan fashion adalah dua hal yang dapat berjalan bersama,” katanya.
Angie menambahkan, kehadiran Bibit telah membantu hampir lima juta investor di lebih dari 500 kota di Indonesia dalam berinvestasi di berbagai kelas aset seperti reksa dana, obligasi pemerintah primer dan sekunder seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Sukuk Ritel (SR), Project Based Sukuk (PBS), Fixed Rate (FR), dan saham.
Ia juga menegaskan dukungan Bibit terhadap Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027 yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam Roadmap ini, OJK menargetkan jumlah investor mencapai >20 juta Single Investor Identification (SID) pada tahun 2027, naik hampir dua kali lipat dari jumlah investor Tanah Air di bulan Juni 2022, di mana angkanya berada di kisaran 11,2 juta investor.
“Dalam rangka mendukung target ini, kami menyadari bahwa Bibit tidak dapat melakukannya sendirian. Kami menyambut baik kolaborasi dengan Hijack Sandals dan akan terus menghadirkan inovasi serta kolaborasi yang relevan untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” tutup Angie. (RO/E-1)
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
Pemkab Pohuwato memastikan pembukaan lahan oleh PT BJA dilakukan berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan bertahap sesuai petak tebang.
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Platform investasi aset kripto PT Pintu Kemana Saja berpartisipasi sebagai sponsor dalam Gathering Akbar Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) Yogyakarta.
Pilihan produk seperti reksa dana, saham, hingga obligasi negara Fixed Rate (FR) bisa membantu masyarakat berinvestasi sesuai profil risiko masing-masing.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved