Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu kunci keberhasilan dalam peningkatan produksi dan produktivitas tebu dibutuhkan penggunaan benih unggul bermutu dan bersertifikat. Untuk itu pentingnya keterjaminan ketersediaan benih unggul bermutu.
Hal tersebut diwujudkan Ditjen Perkebunan, Kementan, dengan melakukan pembangunan nurseri yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta pembangunan kebun sumber benih di sejumlah kawasan pengembangan komoditas tanaman perkebunan, salah satunya pada tahun 2023, nurseri tebu di Kabupaten Tuban.
Ditjen Perkebunan terus berupaya mengawal progress nurseri perkebunan.
Baca juga: Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ke-8, Kementan Hadirkan Ragam Varietas Unggulan
“Kami lakukan koordinasi dan melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi nursery untuk meninjau bagaimana perkembangan pembangunan nurseri," kata Direktur Perbenihan Perkebunan, Kementan, Gunawan.
"Kami juga berupaya berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait salah satunya dengan instansi terkait, agar dalam pelaksanaan pengembangan nurseri dapat berjalan sesuai target dan dapat menyediakan kebutuhan benih secara lebih optimal,” jelas Gunawan.
Setelah penyediaan benih dikembangkan dengan baik diharapkan dapat memenuhi kebutuhan benih di Pulau Jawa dan Lampung serta wilayah lainnya, dan dapat memperkuat ketersediaan benih komoditas perkebunan.
Baca juga: Pertanian Cerdas Iklim Mampu Hemat Air di Lahan Persawahan Hingga 21%
“Saya harap kedepannya Pusat Nursery Perkebunan ini dapat berkembang lebih luas, dengan benih komoditas perkebunan lainnya,” harap Gunawan.
Diketahui bahwa beberapa waktu lalu, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya (BBPPTP) Surabaya, melaksanakan kegiatan operasional nurseri meliputi produksi benih tebu hasil kultur jaringan baik berupa planlet tebu, benih pasca-tebu aklimatisasi dan benih siap tanam asal kultur jaringan.
Selain itu juga dilaksanakan monitoring terhadap produksi Planlet Tebu Hasil Kultur Jaringan Produksi planlet tebu agar perkembangannya dapat berjalan sesuai dengan tahapan pertumbuhan yang mengacu pada protokol yang telah ditentukan.
BBPPTP) Surabaya melakukan kunjungan ke ruang trasfer yang digunakan untuk isolasi meristem, multiplikasi tunas dan induksi akar dalam kondisi steril.
Baca juga: Akademisi: Larangan Gabah Keluar Lampung Tak Sesuai UU Pangan
Menurut Kepala BBPPTP Surabaya, Fausiah, T. Ladja, kegiatan kultur jaringan sudah dilaksanakan dengan baik, perlu dipertahankan dan ditingkatkan.
Fausiah menjelaskan, Petugas Lab kultur jaringan bisa mengembangkan komoditas lainnya melalui kutur jaringan. Kegiatan Aklim 1 dan Aklim 2 bisa dioptimalkan lagi, jika memungkinkan aklim 1 dapat dilakukan juga di Polbangtan malang.
Lebih lanjut Fausiah mengatakan, untuk area pembesaran harus dioptimalkan sehingga kedepannya area pembesaran bisa digunakan secara maksimal.
Baca juga: Kementan Gandeng Kepala Daerah untuk Jaga Ketahanan Pangan
Selain itu perlunya bersinergi dan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Kab Tuban untuk melakukan pengukuran, dan pemasangan batas serta pemasangan papan nama.
“Saya berharap dengan adanya pengawalan secara konsisten dan kontinyu terhadap pengembangan nurseri ini diharapkan kedepannya produksi dan produktivitas komoditas perkebunan dapat terus meningkat, berjalan lebih optimal dan ketersediaan benih unggul bermutu dapat terjaga dan aman,” harap Fausiah. (RO/S-4)
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
ADA dilema kelembagaan bank tanah dalam mewujudkan keadilan sosial agraria di tengah gencarnya arus investasi.
Transformasi digital di sektor perkebunan nasional mendapat dorongan baru melalui kolaborasi antara Subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, dan Fakultas Vokasi USU.
Upaya tegas pemerintah dalam memberantas mafia sawit dan menata ulang tata kelola sumber daya alam (SDA) dinilai sebagai langkah strategis dan berani.
PEMERINTAH menggelontorkan anggaran sebesar Rp9,95 triliun atau hampir Rp10 triliun untuk mencapai hilirisasi sektor perkebunan.
PEMERINTAH menggelontorkan anggaran sebesar Rp9,95 triliun atau hampir Rp10 triliun untuk mencapai hilirisasi sektor perkebunan.
Tiga varietas bibit unggul sawit terbaru dirilis PT Astra Agro Lestari. Semua varietas itu memiliki ketahanan terhadap penyakit ganoderma.
Penyediaan benih unggul dapat meningkatkan produktivitas padi hingga 15-20%.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong PT Sang Hyang Seri (SHS) menjadi Pusat Benih Nasional demi mendorong terwujudnya ketahanan pangan di Tanah Air.
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional Kementan bersama Gempita terus berinovasi dalam memanfaatkan potensi lahan di Kalimantan Tengah
Kementerian Keuangan mengeluarkan aturan baru mengenai pembebasan bea masuk untuk impor bibit dan benih yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 41 Tahun 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved