Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BISNIS travel turut terkena imbas pandemi Covid-19. Bahkan tak sedikit, travel agent atau agen perjalanan yang terdampak pandemi dan terpaksa gulung tikar.
Tak jarang pula banyak penipuan travel yang tejadi di Tanah Air. Namun berbeda dengan Rajawali Tour yang diklaim mampu membuktikan keberadaannya, dan semakin melebarkan sayapnya pasca-pandemi.
Tour Travel PT Rajawali Perkasa Travelindo, atau yang dikenal dengan Rajawalitour.id, berdiri sejak 11 Mei 2012 dan telah membawa ribuan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia melancong ke sejumlah negara di benua Asia, Eropa, Afrika Hingga Amerika.
Baca juga: Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik 470%, Terbanyak dari Malaysia
Kini menyambut anniversary atau hari jadi ke-11, Rajawali Tour membawa 110 wisatawan bertolak ke Korea Selatan pada 11 Mei 2023.
Susana, pemilik Rajawali Tour menyebut, Korea Selatan menjadi nostalgia Rajawali, sebab negara itu menjadi rute pertama kali pihaknya membuka tour trip luar negeri.
Korea Selatan Kembali Terbuka untuk Wisatawan Asing
"Ini juga mengingat Korea Selatan kembali dibuka untuk wisatawan asing usai pandemi," ujar Susana kepada wartawan, Kamis (11/5).
Susana mengungkap, travel agent yang dibangun dari nol itu juga pernah tertatih jatuh bangun terlebih saat pandemi melanda. Tapi, kata dia pihaknya pantang menyerah.
"Kita terus berinovasi walaupun rute internasional banyak lockdown kita mengajak para traveler ke tempat-tempat indah di Indonesia seperti Labuan Bajo dan Raja Ampat," kata dia.
Baca juga: Persiapan Apa Saja yang Dilakukan Sebelum Kunjungi 'Negeri Ginseng'
Usahanya pun berbuah manis. Setelah pandemi, kata Susana, tanpa disadari pelanggan baru dari seluruh Indonesia meningkat hingga 300 persen.
Destinasi meningkat, pelayanan dan jumlah tour guide pun bertambah untuk pelayanan maksimal.
Susana mengungkap, pihaknya akan terus mengembangkan dan memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggan. Demi melebarkan sayapnya, Rajawali bahkan membuka trip Jejak Rasul yakni, Mesir, Al Aqsa dan Jordan.
Baca juga: Penerapan Tata Kelola Pariwisata Berkualitas Ungkit Kunjungan Wisatawan
"Sebagai ucapan syukur Rajawali telah sampai di sini, 11 tahun jatuh bangun berusaha memberikan yang terbaik untuk peserta tour, kami buka trip Jejak Rasul," tuturnya.
"Bagi yang ingin berwisata religi, Anda bisa mampir ke Instagram @rajawalitour.id berbagai destinasi wisata bisa Anda temukan di sini," imbuh Susana. (RO/S-4)
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved