Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Asosiasi Dealer Motor Listrik Indonesia (Ademoli) Indra Novint Noviansyah mencatat pemesanan terhadap motor listrik di dealer pasca pengumuman program insentif kendaraan listrik pada Maret 2023 hingga saat ini mencapai 40.000 peminat.
Mayoritas pendaftar merupakan pekerja swasta yang ingin menerima bantuan potongan harga pembelian motor listrik sebesar Rp7 juta per unit.
"Sudah banyak yang datang ke dealer tiap harinya. Dari jaringan kami yang terdaftar ada 40.000 by name by address. 80% dari pemesanan itu adalah karyawan swasta," ungkapnya saat dihubungi wartawan, Kamis (11/5).
Indra mendesak pemerintah untuk memperluas cakupan penerima insentif motor listrik karena pekerja yang menerima gaji bulanan ini dinilai memiliki mobilitas tinggi, sehingga membutuhkan kendaraan listrik pribadi.
Baca juga : Pantas Sepi Peminat, Bengkel Konversi Motor Listrik Baru Ada 1 di Jakarta
Saat ini pemerintah membatasi hanya masyarakat yang masuk golongan penerima kredit usaha rakyat (KUR), bantuan produktif usaha mikro (BPUM), bantuan subsidi upah, serta pelanggan penerima subsidi listrik sampai 900 volt ampere (VA) yang bisa menerima insentif Rp7 juta tersebut.
Ketentuan ini berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Dua.
Baca juga : Program Insentif Motor Listrik Masih Sepi Peminat
"Kenapa harus UMKM, penerima KUR saja yang menerima bantuan itu. Harus dibuka seluas-luasnya kriteria yang bisa mendapatkan insentif itu," ucapnya.
Indra mengaku karena membludaknya pemesanan motor listrik, para dealer menyarankan agar konsumen mendaftar dengan memakai data nomor induk kependudukan (NIK) dari keluarga terdekat seperti suami atau istri mereka yang memiliki usaha kecil atau penerima KUR dan syarat lain sesuai kriteria.
"Kami arahkan seperti itu agar nanti bisa mendapat bantuan Rp7 juta, karena pekerja swasta ini paling membutuhkan," kata Indra.
Namun sayangnya, sampai saat penjualan motor listrik yang mendapatkan bantuan pemerintah belum terealisasi. Hal ini, terang Indra, lantaran situs khusus yang dibuat Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menyalurkan subsidi motor listrik yakni Sisapira belum siap beroperasi.
"Kita sudah banyak orderan puluhan ribu motor listrik, cuma dari situs Sisapira yang belum optimal, sehingga belum adan penjualan," sebutnya.
Sejumlah produsen motor listrik telah ditunjuk Kemenperin menyalurkan insentif. Dari situ Sisapira merek motor listrik yang bisa dipesan masyarakat adalah Gesits, Selis, Volta, Alva One, Polytron, Rakata, dan Smoot.
Dilansir laman resmi Kemenperin, produsen motor listrik harus mengantongi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40%. Kemudian, lembaga verifikasi akan melakukan verifikasi terhadap vehicle identification number (VIN) yang disesuaikan dengan TKDN. Selanjutnya, dilakukan pendataan melalui dealer dan berkoordinasi dengan bank Himbara terkait proses verifikasi. Setelahnya, Himbara melakukan pembayaran penggantian kepada produsen. (Z-8)
PELAKU industri kendaraan listrik terus mencari cara untuk memperluas adopsi pasar di tengah sensitivitas harga dan pertimbangan jarak tempuh konsumen.
United E-Motor menghadirkan beragam lini produk yang dirancang khusus untuk penggunaan sehari-hari.
PENGEMBANGAN ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi terus dipercepat.
GJAW 2025 menjadi momentum penting bagi produsen motor listrik untuk memperkuat persaingan dan mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Setelah meluncurkan motor listrik FOX-R, Polytron siap meluncurkan kembali motor listrik yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara lebih nyaman serta intuitif.
TREN kendaraan listrik terus berkembang pesat, namun hanya sedikit yang mampu memadukan efisiensi masa kini dengan pesona masa lalu.
Tahun 2026 sebagai fase pendewasaan pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Agus belum membuka secara rinci poin-poin usulan insentif tersebut.
Jika membeli kendaraan energi baru (NEV), konsumen bisa memperoleh subsidi sebesar 12% dari harga mobil, dengan batas maksimal 20.000 yuan (sekitar Rp47,7 juta).
Kemungkinan kendaraan listrik berbasis baterai LFP (lithium ferro phosphate) mendapat stimulus lebih kecil, sedangkan EV dengan bahan baku nikel mendapat stimulus lebih besar.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) merilis hasil Asesmen Baca Al-Qur’an bagi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (17/12).
Insentif pajak 0% menyebabkan hilangnya potensi pendapatan dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), yang diperkirakan mencapai Rp2 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved