Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Ekonomi dari Universitas Internasional Batam (UIB), Kepulauan Riau, Suyono mengatakan QRIS antarnegara memberikan kemudahan bertransaksi bagi wisatawan mancanegara saat berbelanja.
QRIS adalah standardisasi pembayaran menggunakan metode pindai QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
Suyono mengatakan tujuan penerapan QRIS adalah untuk mengurangi penggunaan uang tunai dalam transaksi. Selain itu pelaku usaha baik UKM maupun usaha besar di negara yang menerapkan QRIS dalam sistem pembayaran tentu akan memperoleh banyak manfaat dan kemudahan.
Baca juga: Pemerintah Dorong Penggunaan QRIS di Seluruh Lapisan Masyarakat
"Apalagi wisman yang belanja tidak perlu mengonversi mata uang, cukup scan QR otomatis nilai transaksi sudah disesuaikan dengan nilai tukar mata uang setempat," kata Suyono seperti dilansir dari Antara, Sabtu (22/4).
Ia menjelaskan sampai dengan Desember 2022 jumlah pengguna QRIS mencapai 28,7 juta merchant di mana 90% dari total tersebut merupakan pelaku UMKM.
"Jumlah transaksinya mencapai 1 miliar senilai hampir Rp100 triliun. Ini tentunya membuktikan penggunaan QRIS sangat memudahkan tidak saja bagi konsumen tapi juga pelaku usaha," kata dia.
Kata Suyono, dengan kebijakan QRIS antarnegara diharapkan jumlah merchant akan semakin banyak.
Baca juga: Destinasi Wisata Tersebar di Jalur Mudik
Kemudian karena nanti melibatkan konsumen asing, pelaku usaha juga harus meningkatkan kualitas produk, terutama produk UMKM yang diminati turis seperti makanan, minuman, pakaian, dan kerajinan.
"Saya yakin BI sudah memiliki roadmap soal ini (QRIS antarnegara) dan semua tentu berjalan secara terintegrasi, karena sesuai tujuan awal penerapan QRIS ini adalah untuk mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai," kata Suyono.
Sebelumnya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Batam siap menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara ASEAN. (Z-6)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat kinerja transaction banking yang kuat hingga Desember 2025. Kinerja positif itu didorong oleh peningkatan transaksi digital.
Fenomena mencari saldo dompet digital gratis atau yang sering disebut dengan istilah "dana gratis" telah menjadi bagian dari gaya hidup ekonomi digital masyarakat Indonesia.
PT Bank Syariah Nasional (BSN) meluncurkan Bale Syariah by BSN untuk mendorong transaksi digital, menargetkan pertumbuhan pengguna dua kali lipa
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penambahan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hingga Rp84,5 triliun dari transaksi digital lintas negara
BRImo kini dilengkapi fitur perlindungan overlay dan auto-disable saat panggilan berlangsung. Hadirkan pengalaman transaksi digital yang makin nyaman.
Inovasi QRIS Tap membuat transaksi digital makin cepat dan praktis. Namun, risiko penipuan tetap mengintai. Kenali modus penipuan QRIS dan simak tips aman bertransaksi.
Bank Indonesia peringatkan risiko tukar uang di jalanan. Melalui program SERAMBI 2026, BI siapkan Rp185,6 triliun uang layak edar. Simak cara tukar resmi via aplikasi PINTAR
Cek lokasi ATM Bank Mandiri dan BNI yang menyediakan pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu di Jakarta untuk THR Lebaran 2026.
Bank Indonesia dorong digitalisasi pembayaran lintas batas via CBDC & LCS untuk kurangi ketergantungan dolar. Simak analisis peluang dan tantangannya di sini.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
Di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved