Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas di pasar spot kembali berkilau. Terpantau secara intraday, harga emas telah mencatatkan return sebesar 0,38% ke level US$2.004 per Troy Ounce. Melihat harga emas yang mengalami volatilitas tinggi, return yang dicatatkan sebesar 4,40% dalam sebulan ini.
"Secara tren, harga emas meningkat memasuki awal tahun. Ini seiring dengan nilai dollar AS yang melemah setelah non-farm payroll AS dilaporkan mengalami penurunan sejalan dengan penguatan pasar tenaga kerja yang tercermin dari penurunan tingkat pengangguran," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Rabu (12/4).
Perlambatan ekonomi global yang dikatakan ada potensi resesi di AS menjadi pemicu kenaikan harga emas. Inflasi yang terus turun membuat ruang kenaikan suku bunga menjadi lebih terbatas dan dollar AS lebih banyak dilepas.
Baca juga : Harga Emas Turun Setelah Sentuh Level Tertinggi
Pada saat yang sama, harga emas ANTM berada di level Rp 1.089.000 per gramnya, menunjukan bahwa ketidakpastian ekonomi yang tinggi saat ini menjadi pemicu kuat penguatan harga emas yang meninggalkan multiplier effect ke pasar emas.
Hal tersebut juga didorong oleh penguatan permintaan di pasar domestik seiring dengan emas yang dijadikan salah satu alternatif investasi atau hedging di saat ekonomi sedang tidak bersahabat. "Terlebih kesadaran masyarakat akan berinvestasi terus meningkat," kata Nico.
Penguatan harga komoditas emas di pasar emas memang berkorelasi positif dengan kenaikan kinerja saham emiten emas. Kenaikan harga emas di pasar spot menjadi momentum untuk masuk, namun kinerja return saham, fundamental dan prospek ke depan hingga valuasi perlu dipertimbangkan.
Baca juga : Asyik, Harga Emas Antam Naik Lagi!
"Komoditas emas alamiahnya menempel dengan tembaga bahkan dalam satu bongkahan mayoritasnya lebih banyak kandungan tembaga di mana outlook-nya sedang positif seiring dengan perkembangan kendaraan listrik (EV) yang meningkatkan permintaan elektrifikasi dan tembaga salah satu komponen elektrifikasi," kata Nico.
Rata-rata emiten emas juga punya produk tembaga. Jadi, penopang emiten emas dari sisi outlook-nya yang positif dan potensi permintaan yang solid ke depannya. Secara valuasi, kenaikan harga emas juga belum secara signifikan mempengaruhi valuasi emiten saham emas.
Mayoritas masih terpantau undervalue, sehingga masih menarik untuk dikoleksi dengan potensi upside yang terlihat masing menguntungkan.
Baca juga : Harga Emas Naik, Mau Tau Penyebabnya?
"Harga emas masih berpeluang naik dengan catatan harga tidak turun lebih rendah dari US$1.960. Peluang kenaikannya memiliki tingkat probabilitas sebesar 34% menuju US$2.050 secara jangka pendek. Ruang kenaikan saham emas hingga akhir tahun didorong oleh kondisi ketidakpastian ekonomi, tren pelemahan dolar AS, dan stabilitas pasar keuangan global," kata Nico. (Z-4)
Harga emas global dalam beberapa hari terakhir mengalami koreksi setelah mencatat reli kuat sebelumnya.
Prediksi harga emas Antam untuk Jumat, 30 Januari 2026. Tren bullish berlanjut, harga diproyeksikan tembus Rp3,2 juta per gram menyusul rekor global.
Harga emas Antam diprediksi kembali menguji rekor baru pada Kamis (29/1). Simak analisis lengkap pengaruh rapat The Fed dan penguatan Rupiah di sini.
Update harga emas Antam hari ini, Rabu 28 Januari 2026. Logam mulia melonjak tajam Rp52.000 per gram. Simak rincian harga jual dan buyback terbaru.
Harga emas sempat terkoreksi tipis pada Selasa (27/1) ke level Rp2.916.000 per gram.
Berdasarkan data penutupan pasar spot dunia pada Jumat (23/1), harga emas global (XAU/USD) ditutup menguat signifikan di kisaran USD4.987 per troy ons.
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Cek kurs Rupiah hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rupiah melemah tajam mendekati Rp16.800 per USD akibat kombinasi sinyal The Fed dan sentimen MSCI. Simak tabel kurs bank lengkap.
Nilai tukar Rupiah hari ini, Rabu 28 Januari 2026 menguat ke level Rp16.730 per Dolar AS. Cek kurs jual beli USD, SGD, EUR di BCA, Mandiri, dan JISDOR.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dibuka menguat sebesar 36 poin atau 0,21% ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved