Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menghadiri pelaksanaan pasar murah dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Ia berharap, bahan pokok yang dijual dalam pasar murah ini ialah seperti gula, tepung, minyak goreng, beras, daging sapi, telur ayam, daging ayam, dan juga margarin.
"Pasar murah ini ada gula, tepung buat bikin kue, buat masak-masak minyak goreng, itu juga ada beras, daging, telur, ayam, ada margarin. Semua lengkap, pokoknya bisa lebaran di sini," ujar Zulkifli dalam kegiatan pasar murah di Jakarta, Sabtu (1/4).
Ia melanjutkan, harga-harga bahan pokok yang dijual di pasar murah ini harganya juga mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
Baca juga: Pasar Murah di Padang Diserbu Warga
"Harga pastinya yang paling pokok, misalnya minyak Rp 14 ribu per liter, kemudian gula Rp 12 ribu per kg, sesuai dengan harga eceran yang di tetapkan oleh pemerintah," kata dia.
Lebih lanjut, Ia mengatakan, untuk kegiatan pasar murah ini rencananya akan terus dilakukan sepanjang bulan Ramadan. Ini akan diselenggarakan di beberapa daerah, bukan hanya di Jakarta.
Baca juga: Tekan Inflasi, Pemkab Dairi Gelar Operasi Pasar Murah
"Setiap hari nanti kita mau dua (pasar murah ), mulai hari ini, besok, sampai lebaran, tempatnya pindah-pindah, bukan hanya di Jakarta. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan harga akses yang ditetapkan pemerintah," tuturnya.
Selain itu, sejumlah harga bahan pokok sudah mulai mengalami kenaikan. Namun, Zulkifli mengatakan, harga tersebut masih dapat terkendali. Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan sangat mendukung dengan diadakannya pasar murah Ramadan tersebut.
"Saya lihat di pasar harga sudah mulai naik tetapi stok cukup dan naiknya masih terkendali oleh karena itu kita minta betul pengusaha dan pedagang jangan main-main, naik sih oke tapi kalau berlebihan kita ada satgas dan akan ditindak," ujarnya. (Z-10)
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons soal wacana mengenai pilpres 2029 yang mana Presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjangkau kelompok rentan.
Pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas cakupannya dengan jumlah penerima manfaat yang kini telah menembus angka 60 juta orang
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved