Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA maskapai penerbangan, Garuda Indonesia dan Lion Air memastikan penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Yogyakarta dan serta Bandara Adi Sumarmo, Solo, maupun sektor penerbangan lainnya tetap normal. Kondisi ini ditetapkan menyusul dengan adanya erupsi Gunung Merapi pada yang terjadi sejak Sabtu (11/03).
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya akan terus memastikan dan memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui koordinasi intensif bersama dengan stakeholder kebandarudaraan, terutama di wilayah Yogyakarta, Solo dan sekitarnya.
Ia juga memastikan kesiapan berbagai langkah mitigasi dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan para penumpang.
Baca juga: Dampak Kejadian Susi Air di Papua, 70 Persen Penerbangan Porter Terhenti
"Garuda Indonesia menghimbau para penumpang untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui call center Garuda Indonesia. Penumpang juga dihimbau untuk memastikan nomor kontak atau alamat e-mail yang tercantum pada tiket agar kami dapat menghubungi apabila terjadi perubahan jadwal penerbangan," ujar Irfan melalui keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (12/3).
Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menyampaikan, semua penerbangan dari dan menuju Yogyakarta dan Solo berjalan dengan lancar dan tidak terdampak oleh erupsi Gunung Merapi.
Baca juga: Gunung Merapi Kembali Gugurkan Awan Panas Lima Kali
Lion Air Group telah mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan penerbangan.
"Semua penerbangan diarahkan untuk menghindari zona bahaya yang telah ditentukan oleh pihak berwenang, sehingga tidak ada pengaruh langsung dari erupsi Gunung Merapi terhadap operasi penerbangan," kata Danang.
Lion Air Group terus memantau situasi dan perkembangan terkini dari erupsi Gunung Merapi dan tetap siap mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan seluruh penumpang dan kru.
Danang mengatakan, operasionalLion Air Group mengikuti pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan sipil. Lion Air Group terus berkoordinasi dan komunikasi intensif bersama regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara dan instansi terkait lainnya. (Z-10)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Jumat (2/1) pagi, awan panas guguran terpantau meluncur sejauh 1.500 meter
Warga yang menghuni kawasan Lereng Gunung Ile Lewotolok diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas.
GUNUNG Semeru di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, kembali erupsi pada Selasa (15/4) pukul 09.18 WIB. Aktivitas gunung ini terus meningkat sejak awal bulan ini.
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis, selama sepekan dari hari Jumat (27/9) hingga Kamis (3/10).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan telah terjadi Awan panas dengan jarak luncur 1,1 kilometer, Rabu (18/9) pagi.
Awan panas meluncur dari puncak Gunung Merapi, Rabu (4/9) pagi. Masyarakat pun diimbau untuk menjauhi daerah bahaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved