Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUASAN pelaku bisnis waralaba (franchisee) menjadi salah satu tolok ukur dalam menilai sebuah keberhasilan bisnis waralaba (franchise). Hal itu turut mendorong Majalah Franchise Indonesia didukung oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Dinamic Marketing Research Service, pada Januari 2023 untuk yang pertama kalinya di Indonesia telah melakukan riset Top 20 Franchisee Satisfaction 2023.
Tujuan riset itu untuk memotret tingkat kepuasan franchisee (franchisee satisfaction) dari setiap merek yang ada di Indonesia. Harapannya, dengan riset ini dapat menjadi alat pandu atau navigasi bagi calon investor ketika ingin memilih dan membeli bisnis franchise ataupun masyarakat yang ingin membeli produk franchise.
Dari hasil penelitian dan penilaian tersebut, inilah peraih Award Top 20 Franchisee Satisfaction 2023: Indomaret, Apotek K24, Depo Air Minum Biru, Ayam Gepuk Pak Gembus, Melia Laundry, Royal Garden Spa, Kebab Turki Baba Rafi, Oto Bento, Mopi Baca Tulis, Tentang Kopi, Lion Parcel, Martha Tilaar Salon Day Spa, Ray White Indonesia, Shop & Drive, Ethica, Miracle Aesthetic Clinic, Campina, Nakamura The Healing Touch, Carfix, Crispyku.U.
Baca juga : Pameran Franchise IFBC Bidik Transaksi Rp2 Triliun
Selain Top 20 Franchisee Satisfaction, Majalah Franchise bersama Dinamic Marketing Research Services juga merilis Top 20 Business Opportunity 2023 yang diberikan kepada merek-merek Business Opportunity (BO) populer.
Kegiatan survei TOP 20 Business Opportunity 2023 dilakukan dengan cara mengukur popularitas merek di media digital. Surveinya sendiri telah dilakukan pada bulan Januari 2023 terhadap merek BO yang telah berdiri minimal 2 tahun dan terdata di majalahfranchise.com.
Baca juga : Bisnis Waralaba Kembali Menggeliat, Ajang Indonesia Franchise of The Year 2022 Digelar
Para peraih Top 20 Business Opportunity Award 2023 adalah Depo Air Hidup, Lady Bee Taiyaki, De Wave Spa & Reflexology, Orchi Chicken, Warteg Kharisma Bahari, Teman Nongkrong, Arberpedia, Mogami Drawing School, Minang Sepakat, Eatpedia, Bunda Esti Spa, Selera Bahari, Warkop Naik Kelas, Tempat Bercakap, Holly Tea, Hungrypedia, Barbertopia, Mie Gocekan Foodbank, Kingshield, Nasi Kulit Malam Minggu.
Pemimpin Majalah Franchise Rofian Akbar mengatakan, kepuasan franchisee dapat diukur dari 2 aspek utama yakni aspek profil business dan kinerja franchisor serta dari aspek franchiseenya.
“Aspek profil bisnis dan kinerja franchisor dilihat dari training dan support yang diberikan franchisor, franchise system, culture & relationship, leadership franchisor dan lain-lain. Sementara untuk aspek Franchisee yang dilihat adalah dari kebersihan, kerapihan serta keramahan outlet dalam melayani customer,” ujarnya.
Ia melanjutkan, bisnis franchise yang memiliki tingkat kepuasan franchisee tertinggi sudah pasti akan dicari para investor.
“Karena bisa dipastikan bisnis franchise tersebut memiliki kinerja yang baik, terbukti menghasilkan profit yang bagus bagi franchiseenya,” jelasnya.
ntuk metode penilaian, ungkap Rofian, dilakukan selama Januari-Februari 2023 dengan pengambilan data primer melalui mystery shopping paralel di 4 kota utama, yaitu Greater Jakarta, Greater Surabaya, Bandung dan Yogyakarta.
Tahap awal, dilakukan secondary data research/desk research, untuk memilih merek-merek franchise yang lolos sebagai kandidat/unggulan; Tahap berikutnya, dilakukan penelitian secara desk research dan primary data research secara paralel.
Desk research untuk mengukur profil dan performa bisnis merek franchise yang menjadi nominee, sedangkan primary data research untuk menilai kinerja franchise menggunakan metoda mystery shopping; Pengukuran profil dan performa bisnis, akan melihat bagaimana sebuah merek franchise mendukung franchisee dalam menyediakan produk dan jasa terbaik untuk pelanggan, sehingga memberikan keuntungan terus menerus dan menjadi bisnis impian bagi banyak orang;
Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar mengatakan, Franchisor jangan hanya fokus menjual bisnis franchise saja tapi juga harus memikirkan kepuasan franchiseenya juga.
“Di luar negeri kesadaran pelaku franchise terhadap kepuasan para franchiseenya sudah baik. Mereka mempelajari betul-betul agar para franchiseenya puas dan happy,” ujarnya.
Sementara itu, Lisa Noviani dari Dinamic Marketing Research Service mengungkapkan, kepuasan franchisee atau pelanggan adalah tanggapan franchisee terhadap kesesuaian atau ketidaksesuaian antara harapan sebelum menggunakan produk dan kinerja produk yang dirasakan setelahnya.
“Jadi merupakan tanggapan emosional dan pengalaman konsumsi suatu produk atau jasa. Kepuasan franchisee akan tercapai ketika franchisee merasakan dampak positif dari penggunaan produk atau layanan dari merek franchise yang dibeli,” paparnya. (RO/Z-5)
Mendorong pertumbuhan wirausaha baru, memperkuat jejaring bisnis lokal, dan membuka peluang ekspansi global bagi jenama-jenama Indonesia menjadi fokus utama IFCB 2025.
Paviliun ini menampilkan berbagai merek waralaba Thailand mulai dari kuliner, minuman kekinian, hingga konsep bisnis gaya hidup.
AIR Minum Biru terus mendorong ekspansi gerai di berbagai kota. Kini lebih dari 808 gerai tersebar melalui sistem waralaba yang profesional.
Untuk pemenuhan kebutuhan lokasi bisnis, platform ini bersinergi dengan Pinhome, yang juga memiliki layanan servis lainnya khususnya kebutuhan rumah tangga.
Langkah ini diambil sebagai jawaban atas berbagai keluhan pelaku usaha waralaba di daerah yang selama ini terhambat oleh proses administratif yang lambat dan tidak seragam antardaerah.
FLEI menghadirkan pengalaman bagi pengunjung untuk menjelajahi peluang usaha dan berinteraksi dengan brand potensial.
Zhengda memberikan dukungan menyeluruh bagi mitra mulai dari survei lokasi, pelatihan karyawan, manajemen operasional, hingga strategi pemasaran nasional.
Industri air minum dalam kemasan di Indonesia mencatat pertumbuhan stabil dengan tingkat konsumsi rata-rata 50 liter per kapita per tahun.
Untuk pemenuhan kebutuhan lokasi bisnis, platform ini bersinergi dengan Pinhome, yang juga memiliki layanan servis lainnya khususnya kebutuhan rumah tangga.
Dari sisi asosiasi, tren waralaba dan lisensi terus menguat. Banyak pelaku usaha kini mencari model yang stabil, terstruktur, dan siap ekspansi.
Surabaya dipilih karena sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, juga sebagai pusat ekonomi utama di Jawa Timur dengan ekosistem bisnis yang terus berkembang.
DI tengah ketatnya persaingan industri kedai kopi di Indonesia, dibutuhkan strategi untuk bertahan dan berkembang, salah satunya dengan menggunakan strategi waralaba atau franchise.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved