Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN investasi berbasis ESG (Environmental, Social, Governance) kini menjadi semakin tinggi menyusul meningkatnya atensi dari para investor mengenai perusahaan yang berkontribusi pada pemeliharaan lingkungan, pembaharuan energi, kesetaraan, inklusivitas, pemenuhan hak-hak kaum marjinal, dan keberlanjutan sumber daya.
Ahli Panel ESG, Stella Septania Farronikka mengatakan bahwa rendahnya kinerja perusahaan yang berbasis pada ESG dapat menghalau aktivitas investasi luar di Indonesia. Hal ini menyusul ESG yang menjadi norma baru di ekosistem investasi.
Baca juga: 45% Jabatan Komisaris di BUMN Dirangkap oleh ASN
“Jadi untuk penilaian ESG itu, membuat validasi perusahaan, para investor pasti melihat hal tersebut. Itu kenapa banyak perusahaan membuat itu jadi norma baru. Mereka udah tau peranan mereka untuk lingkungan dan dampak sosialnya bagaimana,” ujar Stella kepada wartawan, Kamis (02/03).
Stella menambahkan, bahwa investasi dari luar bisa saja batal karena minimnya prinsip ESG di ekosistem investasi di Indonesia. Hal ini, menurut Stella menjadi salah satu faktor penting yang bagi perusahaan bisa menjadi manajemen risiko di tengah ketidakpastian global.
Senada dengan itu, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk BNP Paribas Maya Kamdani mengungkapkan bahwa ekosistem investasi yang berfokus pada ESG menjadi jaminan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia.
“Jadi, di pasar modal itu kan kalau tidak menerapkan kinerja ESG, bisa bisa menjadi faktor pertimbangan investor asing untuk masuk ke Indonesia,” ujar Maya
“ESG itu penting bagi para investor karena ketidakpastian. Mulai dari cuaca ekstrim, penyakit menular, bencana alam dan faktor ekonomi sosial. Jadi, kalau misalnya perusahaan di suatu wilayah tidak menerapkan kinerja ESG, itu bisa menjadi resiko bagi para investor untuk investasi di dalam negara. Pastinya, mereka (investor) selalu mencoba mengecilkan resiko,” tambahnya lagi.
Maya juga memberi contoh, bahwa baru-baru ini perusahaan Apple yang batal mendirikan pabriknya di Indonesia karena permasalahan praktek pertambangan timah yang tidak benar dan tidak baik, yang menurut Apple tidak menerapkan prinsip ESG dalam aktivitas bisnisnya. (OL-6)
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
(PTPP) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan penanaman pohon dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Hotel Mercure Bandung Nexa Supratman mendapat apresiasi Wali Kota Bandung atas inovasi pengelolaan sampah berbasis ESG yang mampu mengurangi beban sampah kota secara signifikan.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari peningkatan kualitas laporan keberlanjutan yang lebih transparan dan berbasis data.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved