Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Pejabat Departemen Keuangan AS mengatakan pada Rabu (22/2) bahwa mereka memperkirakan diskusi G20 tentang keringanan utang untuk negara-negara yang tertekan akan "sulit", tetapi penting untuk menghilangkan hambatan agar masalah ini tidak menjadi masalah sistemik bagi ekonomi global di tahun-tahun yang akan datang.
Para pejabat, berbicara kepada wartawan menjelang pertemuan para pemimpin keuangan G20 minggu ini, mengatakan bahwa tantangan utama yang harus diatasi kelompok itu adalah permintaan Tiongkok agar Bank Dunia dan bank pembangunan multilateral (MDB) lainnya berpartisipasi dalam pengurangan utang dengan mengambil "pemotongan utang" bersama kreditur bilateral.
"Masalah utang itu menantang, menurut saya. Mereka sulit dalam beberapa pertemuan terakhir dan saya perkirakan akan terus berlanjut," kata salah satu pejabat Departemen Keuangan.
Pertemuan di Bangalore akan meluncurkan meja bundar utang negara global baru yang bertujuan untuk menembus hambatan menuju restrukturisasi utang untuk Zambia, Sri Lanka, dan negara-negara tertekan lainnya.
Peserta termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, India, Arab Saudi dan negara-negara G7 lainnya, bersama dengan kreditur sektor swasta, dan enam negara debitur: Ethiopia, Zambia, Ghana, Sri Lanka, Suriname, dan Ekuador.
Pembicaraan meja bundar ditujukan untuk mencoba menyepakati standar umum, prinsip dan definisi untuk perlakuan utang, bukan untuk merundingkan persyaratan spesifik restrukturisasi yang macet, seperti untuk Zambia, menurut Dana Moneter Internasional (IMF).
Para pejabat Departemen Keuangan mengatakan mereka akan berusaha meyakinkan China bahwa bank-bank pembangunan multilateral memberikan pembiayaan dan hibah yang sangat lunak kepada negara-negara pengutang yang mencapai tujuan yang sama seperti pengurangan pokok utang.
"Jika tujuan (China) adalah MDB mengambil potongan utang, itu adalah sesuatu yang tidak akan kami dukung. Jika tujuan mereka adalah MDB menjadi bagian positif dari solusi, kami pikir sudah," kata pejabat kedua, menambahkan bahwa kemungkinan pejabat senior China akan berpartisipasi dalam diskusi secara virtual.
Para pejabat juga mengatakan bahwa utang yang menggantung di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah belum menjadi ancaman sistemik bagi ekonomi global, hal itu bisa menjadi ancaman di tahun-tahun mendatang jika restrukturisasi utang tidak diselesaikan dan lebih banyak negara jatuh ke dalam tekanan utang. (Ant/OL-12)
Utang terkelola seperti kredit kepemilikan rumah atau pinjaman dengan bunga rendah yang tidak harus dibayar segera, menurut Rista, tidak selalu harus dilunasi menggunakan dana THR.
Berdasarkan laporan keuangan untuk enam bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025, Manchester United mencatatkan laba operasional sebesar £32,6 juta.
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Dalam banyak kasus, reaksi galak saat ditagih utang adalah respons stres akut (acute stress response) yang wajar.
DANIRIANSYAH, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal selama perjalanan dalam mobil.
Kasus yang awalnya terlihat sebagai persoalan kecil, yakni penagihan oleh "mata elang" kepada kelompok tertentu, kemudian berkembang menjadi konflik kekerasan
Ruang fiskal pemerintah kian terbatas seiring meningkatnya posisi utang hingga Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 atau setara 40,46 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)
Pelebaran defisit anggaran dalam revisi RAPBN 2026 berkonsekuensi pada penambahan utang yang signifikan.
Postur APBN tiap tahun terus tertekan karena dibebani utang jatuh tempo dalam jumlah besar.
Proyeksi hingga akhir tahun menunjukkan kebutuhan pembiayaan melalui utang mencapai Rp245 triliun–300 triliun, sehingga total utang pemerintah berpotensi menembus Rp9.400 triliun.
Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp599.440 miliar untuk pembayaran bunga utang 2026
UTANG pemerintah makin mencemaskan. Pada awal 2025 ini, total utang pemerintah pusat membengkak menjadi Rp8.909,14 triliun. Angka itu setara dengan 40,2% produk domestik bruto (PDB).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved