Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia atau Reliance Finance melakukan pelunasan Obligasi Seri A senilai Rp100 miliar pada 17 Februari 2023. Obligasi Seri A tersebut merupakan bagian dari surat berharga Reliance Finance yang diterbitkan pada 2022 dengan tingkat bunga 8% dan tenor 370 hari.
Presiden Direktur Reliance Finance Iman Pribadi mengatakan dana pelunasan telah efektif masuk ke rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia pada Jumat (17/2/2023) pagi dan sudah efektif untuk dapat didistribusikan kepada para pemegang obligasi. "Pelunasan obligasi tersebut menggunakan dana yang berasal dari kas internal perusahaan," ujar Iman dalam keterangan tertulis, Senin (20/2).
Sebelum penerbitan obligasi ini, Reliance Finance melakukan penerbitan surat utang yang terdiri dari lima kali penerbitan Medium Term Notes (penawaran terbatas) dengan total Rp700 miliar. Semua telah dilunasi tepat waktu dengan baik.
Iman menuturkan bahwa pelunasan Obligasi Seri A merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga kepercayaan pasar di tengah kondisi yang semakin dinamis. Hal tersebut juga tidak terlepas dari upaya perusahaan dalam pengelolaan manajemen risiko yang baik.
Adapun dana yang diperoleh dari penawaran obligasi sebagian besar digunakan untuk peningkatan portofolio pembiayaan. Ini turut mendukung pertumbuhan pembiayaan di Reliance Finance sebesar 50,4% dari Rp408 miliar pada 2021 menjadi Rp614 miliar di 2022 dengan kualitas pembiayaan yang baik sehingga Gross NPF bisa dijaga di level 1,6%.
Seluruh produk pembiayaan Reliance Finance kini dapat dilakukan melalui platform digital yang dapat dimanfaatkan oleh para nasabah dengan mudah, cepat dan akurat. Produk-produk digital Reliance Finance meliputi ReliDana yaitu ReliDana Karyawan, ReliDana Kasbon, ReliDana Usaha (pembiayaan modal usaha untuk UMKM), ReliDana Siswa (pembiayaan pendidikan), dan ReliHome (pembiayaan KPR dan renovasi rumah).
Di bagian lain, Reliance Finance membukukan kenaikan laba sebesar 38,2% menjadi Rp23,01 miliar dan total aset perusahaan juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 46% menjadi Rp702,54 miliar. Perusahaan juga telah menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp376,20 miliar. (OL-14)
Alphabet (Google) berencana menghimpun dana melalui obligasi untuk mendanai infrastruktur AI.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengajak masyarakat untuk mengalokasikan investasi mereka ke SBN.
PT Pollux Hotels Group Tbk memperkuat strategi kebutuhan dan struktur pendanaannya dengan menerbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 senilai maksimal Rp500 miliar.
SMF menilai kebijakan Bank Indonesia yang menetapkan obligasi SMF sebagai underlying transaksi repo, akan membuka kembali minat investor t
SBN akan memperluas ekosistem aset digital yang terukur dan sesuai regulasi guna mendukung pertumbuhan sektor keuangan digital nasional.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan Luhut Binsar Pandjaitan soal suntikan dana Rp50 triliun ke INA, dengan syarat dialokasikan ke sektor riil, bukan obligasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved