Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan laba tumbuh 110 %pada 2022 dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp3,3 triliun.
"Bank Danamon berhasil mencatat laba bersih konsolidasi setelah pajak sebesar Rp3,3 triliun. Ini merupakan kenaikan 110 % dibandingkan
tahun sebelumnya," kata Direktur Keuangan PT Bank Danamon Indonesia Tbk Muljono Tjandra dalam Paparan Kinerja Keuangan Danamon Tahun Fiskal 2022 yang diikuti virtual di Jakarta, Rabu.
Pertumbuhan yang kuat tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan penurunan biaya kredit (cost of credit). Margin bunga bersih (net interest margin) naik 30 basis poin pada 2022 dibandingkan dengan tahun lalu atau mencapai 8 %. Sementara rasio biaya kredit (cost of credit) membaik 200 basis poin dibandingkan dengan tahun lalu menjadi 2,4 %.
Danamon mencatat total penyaluran kredit mencapai Rp146,7 triliun atau naik sebesar 12 % pada 2022 dibanding dengan tahun lalu, dan tercatat sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah perseroan.
"Pertumbuhan yang sehat ini didukung oleh kredit perbankan komersial dan institusi keuangan (EBFI) dan kredit consumer yang keduanya berhasil tumbuh 18 % dibandingkan dengan tahun lalu" ujarnya.
Muljono menuturkan anak perusahaan perseroan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, juga mencetak pertumbuhan pembiayaan sebesar 10% dibandingkan dengan tahun lalu dimana pertumbuhan pembiayaan baru tahun 2022 mencapai 22 %.
Danamon juga mencatatkan pertumbuhan Current Account Saving Account (CASA) meningkat 12 % pada 2022 dibandingkan dengan tahun lalu sehingga mencapai Rp81,3 triliun. Dengan demikian, rasio CASA menjadi 63,9 % pada 2022 dari 59,1 % pada 2021.
"Di tahun 2022, kami pun tetap konsisten melanjutkan pengelolaan biaya operasional secara disiplin yang dibarengi dengan investasi di areaIT (teknologi informasi), digital branding dan sumber daya manusia," ujarnya.
Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan(NPL) di tahun 2022 turun menjadi 2,6 % atau membaik 10 basis poin dibanding dengan tahun sebelumnya. Rasio NPL coverage juga meningkat dari tahun lalu sehingga mencapai 231,8 % pada Desember 2022.
Rasio loan at risk (LAR) termasuk restrukturisasi COVID-19 turun sebanyak 340 basis poin dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sehingga menjadi 12,6 % pada 2022.
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) naik menjadi 92,1 % yang menunjukkan tingkat likuiditas bank yang sangat baik. Sedangkan Rasio
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMN) konsolidasian berada di posisi 26,3 % .(Ant/E-1)
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan bahwa rating Moody's tidak berdampak terhadap kinerja kredit bank yang dipimpin oleh Hendra Lembong tersebut.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
Dirinya cukup memahami perhitungan dunia bisnis, berdasarkan pengalamannya. Sehingga, Ia meminta Bank Jakarta meningkatkan nominal laba yang ditargetkan.
Capaian impresif ini membuktikan ketangguhan Jamkrida Jabar dalam menavigasi bisnis di tengah dinamika ekonomi nasional yang menantang.
PT Jasaraharja Putera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Keuangan (RUPS LK) untuk Tahun Buku 2024.
SUB Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV menyebut capaian komoditas non core (bukan inti) teh dan karet meraih laba positif untuk pertama kali sejak 1996.
BSI mencatat, penyaluran pembiayaan pada semua segmen tumbuh positif di mana segmen wholesale tumbuh 17,27% yoy, retail tumbuh 14,92% yoy, dan konsumer tumbuh 16,08% yoy.
Bird mencatatkan kinerja positif di kuartal pertama 2025 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp1,30 triliun atau meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved