Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PELEMAHAN ekonomi global berdampak pada kinerja penerimaan bea dan cukai Indonesia. Hal itu terlihat dari target yang lebih rendah tahun ini dibanding realisasi di 2022.
"Dari sisi APBN 2023 kami ditargetkan untuk bisa mengumpulkan penerimaan sebanyak Rp303,1 triliun di tahun 2023 kalau kita lihat angkanya, sedikit menurun dari pencapaian di 2022," ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR, Selasa (14/2).
Target penerimaan tersebut diasumsikan berasal dari penerimaan bea masuk yang sebesar Rp47,5 triliun, bea keluar Rp10,2 triliun, dan cukai Rp245,4 triliun. Target bea masuk dan bea keluar itu, kata Askolani, menggambarkan dampak pelemahan ekonomi global yang berdampak pada perdagangan internasional.
Baca juga: Dukung Pameran Internasional Pasca-Pandemi, Bea Cukai Terapkan Aturan Baru
Pasalnya pada 2022 realisasi penerimaan bea masuk mencapai Rp51,0 triliun dan bea keluar mencapai Rp39,8 triliun. Sementara target penerimaan cukai tahun ini lebih tinggi dibanding realisasi 2022 yang tercatat sebesar Rp226,8 triliun.
Naiknya target penerimaan cukai utamanya didasari oleh kebijakan cukai rokok yang mengalami kenaikan sekitar 10% di tahun ini. "Sejalan dengan kebijakan yang diterapkan dan ini tentu akan menjadi bahan pemantauan kami untuk bisa dioptimalkan," terang Askolani.
Dia menambahkan, guna mendukung pencapaian target penerimaan bea dan cukai tahun ini, Ditjen Bea dan Cukai bakal melakukan 9 langkah kebijakan yang telah dipetakan. Pertama, mendorong pengembangan ekosistem logistik nasional (NLE). Kedua, peningkatan efektivitas pengawasan pre-clearance.
Ketiga, harmonisasi kebijakan mengenai barang larangan. Keempat, optimalisasi kerja sama internasional. Kelima, ekstensifikasi dan intensifikasi cukai. Keenam, penataan manajemen sumber daya manusia. Ketujuh penyelarasan proses bisnis dan teknologi informasi.
Kedelapan, penataan kelembagaan. Kesembilan, fasilitas pabean dan cukai yang tepat sasaran.
"Ini menjadi modal kami untuk bisa kami lanjutkan di tahun 2023 dan ke depan. Memang target daripada reformasi itu kami harapkan bisa kami selesaikan di 2023 untuk menjadi pijakan daripada penguatan di tahun 2024 ke depan," pungkas Askolani. (OL-17)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved