Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya memberikan kemudahan arus logistik, khususnya di wilayah Jawa Timur, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I memberikan kemudahan berupa fasilitas pusat logistik berikat (PLB) kepada PT Surya Buana Sentosa (SBS) pada Jumat (27/01).
Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I, Untung Basuki mengatakan, fasilitas tersebut diberikan untuk mendukung kegiatan usaha, agar pelaku industri dapat berkontribusi maksimal terhadap perekonomian nasional, menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja, dan mendukung kegiatan ekspor produk dalam negeri.
Untung mengatakan, melalui mekanisme yang tepat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, pihaknya siap memberikan fasilitas ini bagi yang mengajukannya.
Baca juga : Bea Cukai Lepas Dua Ekspor Perdana Komoditas Damar Ke Pasar India
“Mekanisme pengajuan fasilitas PLB adalah pengajuan melalui kantor pelayanan yang wilayah kerjanya meliputi lokasi perusahaan, kemudian kami akan melakukan pemeriksaan dokumen serta pemeriksaan fisik, dan dilanjutkan dengan pemaparan proses bisnis ke Kanwil yang membawahi kantor pelayanan tersebut," jelasnya.
"Kami berkomitmen untuk memberikan fasilitas, kemudahan prosedural maupun fiskal bagi perusahaan yang comply terhadap peraturan yang berlaku. Karena di mana fasilitas kepabeanan diberikan, di situlah melekat kewajiban perusahaan untuk memanfaatkan fasilitas dengan maksimal demi mendukung perekonomian, dan melekat pula kegiatan pengawasan sebagai tanggung jawab kami terhadap fasilitas yang telah diberikan," tutup Untung. (RO/OL-7)
Fasilitas ini terbukti mampu meningkatkan daya saing, menarik investasi, dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sekaligus tetap berada dalam kerangka pengawasan yang transparan.
Kawasan berikat dirancang untuk memberikan stimulus fiskal sekaligus menjaga akuntabilitas negara.
Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani mengungkapkan pemanfaatan pusat logistik berikat (PLB) dan kawasan berikat semakin terbukti memberikan dampak nyata bagi industri nasional.
Dirjen Bea Cukai kunjungi PT Mattel Indonesia, menegaskan komitmen dukungan pada industri ekspor lewat kawasan berikat.
Kanwil Bea Cukai Jateng DIY beri fasilitas kawasan berikat ke PT Long Well untuk dorong ekspor, investasi Rp690 M, dan serapan 16.700 tenaga kerja.
PT Gagaclo ekspor 16.000+ produk washable dog ke Inggris. Fasilitas Kawasan Berikat bantu efisiensi ekspor. Simak info lengkapnya di sini!
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved