Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMPERLUAS jangkauan distribusi produk alat kesehatan (alkes) ke seluruh wilayah Indonesia, produsen jarum suntik, PT Oneject Indonesia (OJI) dan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT).
Penandatanganan kerjasama bertajuk “Kolaborasi untuk Indonesia Sehat” dilakukan di Jakarta, pada Jumat (27/1) oleh Direktur Utama PT Oneject Indonesia (OJI) Jahja Tear Tjahjana, sebagai Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) Heru Firdausi Syarif, dan Presiden Direktur PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) Jos Iwan Atmadjaja.
“Kerjasama distribusi yang disepakati diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses bagi para tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh pelosok di Indonesia. Untuk itu kami optimistik melalui pemanfaatan jalur distribusi yang dimiliki oleh EPMT, produk alat suntik OJI menjadi lebih mudah lagi dimanfaatkan seluruh masyarakat Indonesia," kata Jahja
Dengan demikian masyarakat yang membutuhkan akses untuk mendapatkan produk jarum suntik pintar (smart syringe) yang aman, berkualitas, dan diakui di dunia internasional akan segera dapat terpenuhi.
Jahja berharap perluasan pasar OJI melalui kerjasama itu, akan menjangkau seluruh lokasi strategis, terutama di wilayah atau daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) dengan seluruh aspek yang terdapat di Indonesia.
“Kerjasama strategis dengan EPMT ini akan berupaya membuka kunci-kunci dari jalur distribusi, sehingga secara bertahap juga pada akhirnya akan mampu meningkatkan produksi jarum suntik yang dihasilkan OJI, seiring dengan pemenuhan permintaan pasar yang semakin luas, tegas Jahja.
Di sisi lain tim riset dan pengembangan OJI juga berpotensi untuk senantiasa menambah baik cakupan, inovasi maupun teknologi yang mampu memenuhi permintaan pasar di era digital saat ini, sehingga berbagai adaptasi produk terus dilakukan sejalan dengan kemampuan distribusi EPMT yang unggul.
Baca juga : Mendag Ajak Pengusaha Muslimah Perkuat Sektor Bisnis
Heru Firdausi berharao kerjasama itu segera dirasakan manfaatnya oleh sejumlah pihak, baik dari para pengguna produk OJI yakni aparat tenaga kesehatan di lapangan, termasuk juga masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, juga dapat segera terpenuhi hak-haknya melalui jaminan produk alat suntik yang nyaman dan terpercaya.
“Bahkan dalam jangka menengah dan jangka panjang, kami percaya perluasan pasar produk OJI akan berpotensi membangun branding dan juga kepercayaan masyarakat terhadap bangkitnya kemampuan produk dalam negeri yang dapat diandalkan, termasuk dalam aspek penguasaan dan penyerapan teknologinya,” ujar Heru.
Jos Iwan Atmadjaja mengatakan, kompetensi OJI selaku produsen terkemuka jarum suntik berteknologi tinggi yang telah diakui di dunia, reputasi produknya dibuktikan oleh organisasi dunia UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund).
”Untuk itu sinergi menjadi kata kunci kolaborasi tiga pihak antara EPMT, OJI dan IRRA dalam menjalin kerjasama ke depan, sehingga masing-masing tetap optimis, setiap upaya yang dilakukan untuk melayani masyarakat dengan lebih baik, akan dapat menghasilkan efek positif terhadap kinerja masing-masing perusahaan yang terlibat dalam kerjasama ini,” ujar Jos Iwan Atmadjaja.
Baik Jahja maupun Heru sepakat, kredibilitas EPMT telah membuktikan, kerjasama yang solid antar perusahaan, akan mampu mendistribusikan produk-produk OJI sesuai harapan semua pihak. Terutama dalam upaya memenuhi harapan pemerintah, guna meningkatkan lebih besar lagi serapan produk alat kesehatan dari dalam negeri.
Bicara tentang penetrasi pasar, Heru menyampaikan harapannya, kerjasama ini bertujuan memperluas pasar ritel di dalam negeri, sambil mengisi pangsa yang masih terbuka di seluruh penjuru Nusantara.
Dengan demikian OJI yang sudah mendominasi pasar jarum suntik di Indonesia, akan terus konsisten memperluas pangsa ekspor sejalan dengan upaya peningkatan demand di pasar ekspor yang kian signifikan. (RO/OL-7)
Peluncuran ini diharapkan dapat memperkenalkan minuman ini ke pasar lebih besar dan meningkatkan daya saing pasar minuman sehat yang terus berkembang.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Di tengah perubahan perilaku konsumen dan tekanan kompetisi yang semakin tajam, efisiensi dan kecepatan distribusi kini menjadi faktor penentu daya saing industri FMCG.
BEREDAR wacana peningkatan status Perum Bulog menjadi kementerian serta penggabungannya dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Kerja sama ini membantu pelaku usaha online untuk dapat mendistribusikan produknya secara lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved