Selasa 24 Januari 2023, 22:06 WIB

Investasi di Sektor UMKM Tembus Rp318 Triliun di 2022

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Investasi di Sektor UMKM Tembus Rp318 Triliun di 2022

Antara
Ilustrasi UMKM

 

NILAI investasi di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sepanjang 2022 tercatat menembus Rp318,6 triliun. Nilai tersebut terdiri dari penanaman modal di sektor usaha mikro senilai Rp132,7 triliun dan usaha kecil sebesar Rp185,9 triliun.

Nilai realisasi investasi tersebut diketahui dari hasil penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Online Single Submission (OSS) yang diluncurkan sejak Agustus 2021. Adapun total NIB yang diterbitkan untuk UMKM pada 2022 sebanyak 1.895.021 NIB, di mana sektor usaha mikro mendominasi, yaitu mencapai 1.733.234 NIB.

"Bapak Presiden meminta kami untuk jangan hanya mengurus investor yang besar-besar, yang kecil-kecil juga harus diurus. Maka kami urus betul, di mana dari total 1.895.021 NIB, total investasi yang masuk sebesar Rp318,6 triliun," ujar Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/1).

Dengan jumlah NIB dan nilai investasi di sektor UMKM itu, lanjutnya, maka secara rerata satu unit usaha melakukan investasi sekitar Rp162 juta. Angka tersebut, kata Bahlil, cukup signifikan untuk mendongkrak perekonomian dalam negeri.

Kontribusi signifikan dari sektor UMKM juga dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja. Dengan nilai investasi di 2022 itu, sektor UMKM mampu menciptakan lapangan kerja bagi 7.608.210 orang.

Usaha mikro tercatat menciptakan lapangan pekerjaan untuk 5.575.662 orang. Sementara usaha kecil menciptakan lapangan pekerjaan bagi 2.032.548 orang. "Jadi kontribusi mereka ini luar biasa. Ini data baru dan kami siap melakukan uji keabsahan di manapun dan kapanpun," kata Bahlil.

Berdasarkan sektornya, perdagangan dan reparasi menjadi sektor yang memiliki investasi tertinggi di 2022, yakni mencapai Rp106,8 triliun. Kemudian diikuti oleh sektor jasa lainnya Rp58,7 triliun, sektor konstruksi Rp58,1 triliun, hotel dan restoran Rp25,8 triliun, dan sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan Rp12,6 triliun.

Adapun lima wilayah yang menjadi lokasi investasi di sektor UMKM terbesar ialah Jawa Barat Rp55,2 triliun, Jawa Timur Rp38,7 triliun, DKI Jakarta Rp37,8 triliun, Jawa Tengah Rp23,9 triliun, dan Banten Rp20,3 triliun.

"Jadi saya harus menyampaikan bahwa kontribusi UMKM dalam pertumbuhan ekonomi nasional kita cukup signifikan dengan memperlihatkan data-data ini," pungkas Bahlil. (OL-8)

Baca Juga

Antara

RI-Malaysia Sepakat Perjuangkan Sawit ke Uni Eropa

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 09 Februari 2023, 16:39 WIB
Dalam waktu dekat, Indonesia dan Malaysia selaku anggota CPOPC, akan melawat ke Uni Eropa untuk menyampaikan penjelasan mengenai ekosistem...
Antara

BI: Kinerja Penjualan Eceran Triwulan IV 2022 Melambat

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 09 Februari 2023, 16:04 WIB
Berdasarkan survei yang dilakukan Bank Indonesia, Indeks Penjualan Eceran triwulan IV 2022 tumbuh 1,9% (yoy), atau lebih rendah dari...
Dok. Pertamina EP

Dongkrak Kinerja Migas, PT Pertamina EP Optimalkan Investasi Migas

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 15:41 WIB
Kenaikan investasi ini cukup signifikan hingga membawa Pertamina EP raih apresiasi dari SKK Migas sebagai peringkat pertama The Highest...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya