Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo memprediksi upaya meningkatkan nilai ekspor dan menggaet investasi pada tahun depan tidak akan semudah tahun ini. Pasalnya, di 2023, banyak negara diproyeksikan akan mengalami resesi.
Sebagaimana diketahui, negara-negara tujuan ekspor sekaligus penyumbang investasi utama seperti Tiongkok dan Amerika Serikat masih dilanda berbagai persoalan.
Saat ini, Negeri Tirai Bambu masih harus berperang melawan ganasnya penyebaran covid-19. Kebijakan lockdown pun kembali diterapkan di beberapa daerah.
Hal tersebut tentu berimplikasi pada perekonomian setempat. "Ini akan menjadi persoalan karena ekspor kita ke sana gede banget," ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2022 di Jakarta, Rabu (30/11).
Di Negeri Paman Sam, masalah timbul dari aspek inflasi. The Fed terus mengerek naik suku bunga acuan yang secara otomatis akan mengerem pertumbuhan. "Artinya ekonomi pasti akan melemah. Pelemahan ekonomi pasti. Resesinya kapan? tinggal ditunggu saja. Kita tunggu saja, tapi pelemahan ekonomi pasti," jelas mantan wali kota Surakarta itu.
Tahun lalu, pemerintah bisa mencapai target investasi yang dicanangkan yakni sebesar Rp900 triliun. Pada tahun ini pun, bidikan yang ditetapkan, yakni Rp1.200 triliun, sudah terealisasi.
"Menarik investasi di tahun depan tidak akan semudah seperti 2021 dan 2022. Tahun depan target Rp1.400 triliun itu bukan angka yang kecil. Itu akan sulit karena semua negara berebut investasi," tuturnya.
Mengingat dua motor pertumbuhan ekonomi yang berkaitan dengan luar negeri masih penuh dengan ketidakpastian, Jokowi pun mendorong seluruh menteri, kepala lembaga dan kepala daerah untuk mendorong konsumsi dalam negeri.
Ia pun meminta agar pasokan dan harga semua bahan pokok dapat dijaga dengam baik.
"Pasokan pangan, pasokan energi, harus betul-betul kita jaga agar konsumsi rumah tangga tetap tumbuh dengan baik sehingga growth kita akan sesuai dengan target yang telah kita buat," tegas Jokowi. (OL-12)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved