Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meninjau Pasar Kemuning, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (29/11), untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pangan.
Dari tinjauan tersebut, Jokowi bersyukur karena stok dan harga berada pada kondisi yang aman. "Di sini bagus. Harga bawang merah turun, bawang putih turun. Minyak juga harganya sama," ujar Jokowi di Kalimantan Barat, hari ini.
Kepala Negara mengungkapkan peninjauan ke pasar menjadi sebuah keharusan demi mengetahui situasi riil di lapangan. Oleh karena itu, setiap kali berkunjung ke daerah, ia pasti menyempatkan diri menyambangi pasar.
Baca juga: Presiden Terus Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri
“Tiap ke daerah saya selalu masuk ke pasar untuk mengecek harga. Selain memberikan tambahan modal, juga mengecek harga. Inflasi seperti apa, kenaikan barang dan jasa ada tidak,” sambung mantan wali kota Surakarta itu
Khusus di Pontianak, Presiden mengapresiasi kerja pemerintah daerah yang baik dalam mengendalikan inflasi. “Saya tanya tadi ke Pak Wali Kota, inflasi seperti apa, di Pontianak di bawah 5%. Itu baik karena di bawah nasional, sangat bagus,” lanjutnya. (OL-4)
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
MENJELANG perayaan Imlek 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Pemerintah melalui Bapanas membangun kios pangan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya sinergis dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Harga pangan yang relatif stabil di level tinggi telah mengikis daya beli masyarakat. Kondisi itu akan semakin buruk jika ke depan ada kenaikan biaya lain.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Azis Subekti memperingatkan pemerintah akan adanya risiko sistemik terhadap ekonomi Indonesia akibat memanasnya konflik Timur Tengah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
PROVINSI DKI Jakarta mencatat inflasi sebesar 0,63% (month to month/mtm) pada Februari 2026, berbalik dari kondisi deflasi 0,23% (mtm) pada Januari 2026.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, berpotensi memicu dampak ekonomi global.
BPS juga menyoroti bahwa Februari 2026 bertepatan dengan momen Ramadan. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, inflasi selalu terjadi saat Ramadan dengan besaran yang berfluktuasi.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved