Rabu 23 November 2022, 20:35 WIB

Astra Property Garap Hunian Baru di Cikupa 

Gana Buana | Ekonomi
Astra Property Garap Hunian Baru di Cikupa 

DOK IST
Konferensi pers Astra Land Indonesia mengenai akuisisi lahan baru.

 

ASTRA Property melalui entitas anak Astra Land Indonesia mulai menggarap proyek residensial terbaru di Cikupa di penghujung 2022 ini. Proyek anyar dengan anggaran kontruksi sebesar Rp6 miliar ini merupakan portofolio keempat Astra Property bersama Hongkong Land, setelah Anandamaya (Jl Sudirman), Asya (Jakarta Garden City), dan Arumaya (Jl TB Simatupang).

CEO Astra Land Indonesia Wibowo Muljono mengaku proyek ini merupakan pertaruhan Astra Land Indonesia di tengah kondisi industri properti yang penuh tantangan. Proses akuisisi proyek yang berada di jantung CBD Swarna Sutera milik PT Alam Sutera Realty Tbk ini berlangsung selama tiga tahun hingga akta jual beli (AJB) ditandatangani. 

“Tangerang merupakan daerah yang terus berkembang, memiliki sederet kelebihan akses transportasi dan fasilitas umum lainnya, seperti pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan dan pendidikan yang tentu menjadi daya tarik utama bagi para calon konsumen dalam mencari hunian,” ungkap Wibowo di Jakarta, Rabu (23/11).

Ia menjelaskan, letaknya yang tidak jauh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Jakarta, serta didukung oleh kemudahan akses dengan empat jalur tol plus future MRT East-West Line membuatnya menjadi lokasi yang ideal bagi para pencari hunian.

Baca juga: Kesehatan Mental adalah Fondasi untuk Masa Depan Anak

Empat akses terdekat dengan empat pintu masuk tol untuk menjangkau berbagai aktivitas yakni Tol Jakarta-Tangerang, Tangerang-Merak, Tol Serpong-Balaraja, dan Tol Bandara, menambah nilai jual Tangerang.

Dengan kondisi yang kian berkembang, landbank seluas ± 50 Ha, ini akan dibangun township (kota mandiri) dengan menawarkan produk utama landed residential (rumah tapak) dan produk komersial. Rencananya, residensial area ini akan menyasar generasi milenial, keluarga muda, dan kaum eksekutif.

“Dengan kondisi yang terus berkembang, kami bermain di range Rp1,6 miliar sampai Rp2,5-Rp3 miliar," ujar Wibowo.

Pengerjaan proyek akan dimulai pada akhir tahun 2022. Sedangkan, untuk peluncuran cluster pertama diperkirakan akan dilakukan pada kuartal keempat 2023. (Gan)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Hadapi Resesi, Ekonom Islam Sebut Indonesia Bisa Belajar dari Kisah Nabi Yusuf AS di Mesir

👤Putra Ananda 🕔Minggu 27 November 2022, 02:07 WIB
"Pada zaman Nabi Yusuf itu pun telah terjadi resesi ekonomi dan jauh sebelum terjadinya resesi ekonomi, Nabi Yusuf dan kaumnya telah...
ANTARA

Perbedaan Ekonomi Makro dan Mikro serta Contoh

👤Meilani Teniwut 🕔Sabtu 26 November 2022, 19:54 WIB
Ada banyak banyak istilah yang harus dipahami agar bisa tahu perbedaan juga maknanya, apakah kalian tahu perbedaan ekonomi mikro dan makro...
Dok. Krakatau Posco

PT Krakatau Posco Raih Level Tertinggi dalam Penghargaan Industri Hijau Tahun 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 19:28 WIB
Penilaian Penghargaan Industri Hijau didasarkan pada tiga aspek utama penilaian yakni efisiensi proses produksi, kinerja pengelolaan limbah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya