Selasa 22 November 2022, 17:02 WIB

PHK Kembali Marak, BPJS Ketenagakerjaan Beri Kemudahan Bagi Peserta untuk Klaim JHT dan JKP

Mediaindonesia.com | Ekonomi
PHK Kembali Marak, BPJS Ketenagakerjaan Beri Kemudahan Bagi Peserta untuk Klaim JHT dan JKP

Dok. BPJS Ketenagakerjaan
Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Oni Marbun

 

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyatakan kesiapannya dalam menghadapi gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang saat ini menerjang beberapa perusahaan di Indonesia. Imbas dari keadaan tersebut tentu diprediksi angka klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) akan turut mengalami peningkatan.

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Oni Marbun memastikan, seluruh infrastruktur layanan dan keuangan BPJAMSOSTEK dalam keadaan siap. 

"Siapapun pasti tidak ada yang menginginkan keadaan sulit ini terjadi. Pemerintah telah berupaya agar para pekerja tetap dapat hidup layak pascamengalami PHK melalui manfaat program JHT dan JKP yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK,"imbuh Oni.

BPJAMSOSTEK memberikan beragam kemudahan bagi peserta yang ingin melakukan klaim JHT. Peserta yang memiliki saldo di bawah Rp10 juta, klaim dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih mudah melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang mengusung teknologi biometrik. Sedangkan bagi peserta yang saldonya di atas Rp10 juta dapat memanfaatkan Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) melalui lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id atau datang ke kantor cabang BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia.

Selain itu, peserta yang juga terdaftar dalam program JKP dan memenuhi unsur eligibilitas akan mendapatkan manfaat berupa uang tunai, pelatihan kerja dan akses pasar kerja.

Baca juga : Dirut BPJS Ketenagakerjaan: Apapun Profesinya, Pekerja Berhak Sejahtera

Menurut data, hingga oktober 2022 BPJAMSOSTEK telah membayarkan klaim JHT kepada 2,8 juta pekerja dengan total nominal mencapai Rp36 triliun. Angka ini meningkat 39 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara untuk manfaat JKP telah diberikan kepada 6.872 peserta senilai Rp25 miliar.

Dalam kesempatan sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, keputusan PHK kepada pekerja harus merupakan jalan terakhir yang digunakan oleh para pengusaha. Imbauan tersebut ia sampaikan karena melihat kondisi riil dimana sektor ekspor mulai menurun tajam dan pasar domestik masih dikuasai oleh barang impor.

“Sebisa mungkin ditahan dulu, jangan ada PHK. Kita cari bersama solusinya,” tegas Muhadjir.

Oni berharap beragam manfaat dan kemudahan layanan yang diberikan dapat menjadi jawaban atas kecemasan para pekerja yang mengalami PHK, tentu hal ini sejalan dengan pesan yang diusung oleh BPJAMSOSTEK dalam kampanye Kerja Keras Bebas Cemas sejak Oktober lalu. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antara

Lelang Tujuh SBN, Pemerintah Raup Rp15,5 Triliun

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 06 Desember 2022, 20:42 WIB
Pelelangan SBN kali ini diwarnai dengan sikap wait and see pelaku pasar menjelang Federal Open Market Commitee (FOMC) meeting pada pekan...
Ist

Gaet Konsumen, Produsen Tawarkan Program 'Tidak Cocok, Uang Kembali'

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 20:36 WIB
Hal tersebut dilakukan produsen popok dari Jepang Makuku. Untuk menarik konsumen, Makuku menawarkan program “Jaminan Tidak Cocok,...
Antara

Mentan: Impor Beras bukan Berarti Stok Kosong

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 06 Desember 2022, 20:32 WIB
Menurut Syahrul, kebijakan pengadaan beras dari luar negeri merupakan bagian dari strategi untuk mengantisipasi krisis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya